Foto Bung Karno di Dinding Kamar-kamar Pelacur

Fofo BK di DindingPelacur juga manusia. Itu dulu yang kita sepakati. Sejarah pelacuran? Konon sudah sepanjang peradaban. Sisi gelap kehidupan manusia itu, bahkan masih eksis hingga sekarang. Bahkan tetap eksis di dunia Barat yang menganut paham free sex sekalipun. Lantas untuk apa membicangkan pelacur?

Layak. Sangat layak digunjingkan, mengingat yang hendak kita bahas adalah manifestasi cinta rakyat kepada Bung Karno. Ada banyak cara rakyat Indonesia menunjukkan rasa cintanya kepada Sang Proklamator. Di sisi lain, kata “rakyat” sendiri plural, di mana isinya terdiri atas alim ulama, presiden, gubernur, lurah, konglomerat, juragan tahu-tempe, blogger, tukang becak sampai pelacur.

Yang ini adalah kisah kebingungan seorang pejabat kepolisian yang harus berkata apa kepada Presidennye. Sebab, ia baru saja melihat sesuatu yang bagus untuk dilaporkan, tetapi ia sendiri ragu, apakah itu kabar bagus buat Bung Karno?

“Apa maksudmu dengan ‘sebenarnya kabar baik’,” tanya Bung Karno kepada pejabat polisi.

“Ya,” kata pejabat itu terbata-bata, “Rakyat sangat menghargai Bapak. Mereka mencintai Bapak. Dan terutama rakyat jelata. Saya mengetahui, karena saya baru menyaksikan sendiri suatu keadaan yang menunjukkan penghargaan terhadap Bapak.” Sampai di kalimat itu, si pejabat kepolisian tadi berhenti berkata-kata.

Sementara, Bung Karno makin penasaran…. “Teruskan…. katakan padaku, dari mana engkau dan siapa yang kau temui, dan apa yang mereka lakukan?” desak Bung Karno.

“Begini, Pak…,” ia melanjutkan dengan sangat hati-hati, “kita mempunyai satu daerah, di mana perempuan-perempuan lacur semua ditempatkan di kamar-kamar berurutan. Kami memeriksa daerah itu dalam waktu-waktu tertentu, karena sudah menjadi tugas kami untuk mengadakan pengawasan. Kemarin, suatu kelompok memeriksa keadaan mereka, dan Bapak tahu apa yang mereka temui? Mereka menyaksikan potret Bapak digantung di dinding kamar-kamar yang berderet tadi.”

“Di mana aku digantungkan?” desak Bung Karno.

“Di tiap kamar, Pak. Di tiap kamar terdapat potret Bapak, di samping, tentu saja ada tempat tidur, meja lengkap dengan bedak-gincu serta kaca hias,” katanya gugup, sambil sebelah matanya melirik ke arah Bung Karno, menanti dengan hati berdebar, apa reaksinya.

Karena lama tak bereaksi, pejabat kepolisian itu buru-buru menambahkan, “Pak, kami merasa bahagia karena rakyat memuliakan Bapk, tapi dalam hal ini kami masih ragu, apakah wajar kalau gambar Presiden kita digantungkan di dinding rumah pelacuran. Apa yang harus kami kerjakan? Apakah kami harus copot gambar-gambar Bapak dari dinding-dinding itu?”

“Tidak,” Bung Karno cepat menukas. “Biarkan aku di sana. Biarkan mataku yang tua dan letih itu memandangnya!” (roso daras)

About these ads
Published in: on 4 Juli 2009 at 05:35  Comments (19)  
Tags: ,

The URI to TrackBack this entry is: http://rosodaras.wordpress.com/2009/07/04/foto-bung-karno-di-dinding-kamar-kamar-pelacur/trackback/

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini.

19 KomentarTinggalkan komentar

  1. Itu kisah nyata kah?? kalo iya wah memang hebat pribadi presiden pertama kita.

  2. Belum ada bukti yang valid untuk di publikasi.

    • tpi sya sangat yakin sekali loh.walaupun belum ada bukti valid.

      • tinggal keyakinan anda sekarang valid atw tidak?…

  3. kyaaaa bung karno i love uuuuuuu

  4. Mataku memerah ngembeng pengin nangis membaca komentar si Bung saat beliau mengetahui Potret nya tergantung di bilik bilik pelacur,…bukan nya marah, bukannya meradang,..namun dengan komentar itu menunjukkan ke bijak annya dalam menghadapi semua persoalan yang timbul…..aku salut Bung pada sikap bijak mu…

  5. hahahaha… salut buat BK perkataannya bermakna ganda dan susah di terjemahkan..
    “Biarkan aku disana. Biarkan mataku yang tua dan letih itu memandangnya…”
    kira-kira apa maksudnya ya?
    hehehe
    I LOVE U FULL BK!!!!!!!!!!!

    • aku sangat bangga dengan kehadiran mua di dunia dan bangsa ini,,,,belum ada yang bisa menggantikan dirimu di negeri ini 1 love you BK.

  6. bung karno bpk revolusi pejuang kemerdekaan ri sy bangga punya presiden seperti bk

  7. Kapan aku bisa menjadi Bung Karno kecil yang akan mengetarkan dunia./.

  8. Waduh…jok di artekno macem2 yo dawuhe bung karno…pikiren positipe wae,,,byuhbyuhbyuh

  9. Wah lumayan nih buat refferensi, sekedar tambahan mas. Saya punya 1000 eksklusif Foto Bung Karno yg jarang di publikasi di Indonesia. Kebanyakan sy dpt dari arsip2 luar negeri Blnda sih. Silahkan mampir http://tommyutomo.wordpress.com/2011/07/07/foto-foto-bung-karno/ d^^,

    • Terima kasih bung Tommy.
      Salam

  10. Ajaran Bung Karno kan abadi selamanya, jayalah, jayalah Bung Karno!!

  11. bpk sang proklamator trcinta………….
    engkau akan slalu ada dlm hati jiwa dan raga ku..
    engkau putra sang fajar…yang senantiasa menyinari isi dunia..
    abadilah engkau sang bpk bangsa indonesia…
    hormat suci untukmu sang proklamator!!!!!!!!!!!

  12. [...] sumber [...]

  13. hmmmm bagaimana dengan ini ? http://acehline.coolbb.net/t841-sepotong-sejarah-aceh-yg-di-belokkan

  14. By: Muhammad Sahri
    ya Alloh….kirim sosok Bung Karno berikutnya di bumi indonesia untuk melanjutkan REVOLUSI yang belum selesai, khususnya revolusi moral yang bobrok yang bergentayangan dalam jiwa pejabat-pejabat negara penghianat terhadap saudara, rakyat, negara dan bangsanya sendiri.

  15. Bung Tommy izin berkunjung, sekalian tentu saja izin nambah koleksi saya foto2 BK… Thank’s


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 362 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: