Sihir Pidato Bung Karno di IKADA

Suasananya sangat genting. Lapangan Ikada (sekarang dekat stasiun Gambir) dan sekitarnya sudah seperti lautan manusia. Mereka yang dari luar kota, bahkan sudah ada yang datang sejak malam dan menginap di sana. Mereka berniat menghadiri pidato Presiden Sukarno untuk pertama kalinya kepada rakyat, setelah proklamasi kemerdekaan.

Apa daya, tentara Jepang melarang. Jadilah sepasukan Jepang bersenjata laras panjang, berhadap-hadapan langsung dengan ribuan, puluhan, bahkan ratusan ribu manusia yang bergeming dan terus merangsek ke tengah lapangan, menanti kehadiran Sukarno.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Sukarno dan kabinet pertama pun datang. Tegap ia melangkap ke atas podium, di tengah ancaman bedil tentara Jepang. Sukarno pun berpidato. Sangat singkat, tetapi pidato itu laksana sihir yang dalam waktu sekejap mampu membuat Ikada kosong dan lengang. Mereka semua pulang, atas titah presidennya.