Alasan Bung Karno Menggunakan Nama Bima

Bima atau Wrekodara, adalah tokoh penegak Pandawa Lima. Ia putra kedua Pandu Dewanata dari lima bersaudara: Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Sosok Bima melekat sejak Bung Karno kecil. Tokoh itu dilesakkan dalam lakon Mahabarata yang dikisahkan Wagiman, seorang petani nasionalis, yang pada akhirnya membetot kesadaran seorang Sukarno muda, bahwa bangsanya sedang dijajah (Belanda).

Melalui tulisan tangan dengan nama samaran Bima, Bung Karno membuat geger dunia pergerakan (kemerdekaan). Pemikiran-pemikirannya yang lugas tentang praktik kolonialisme, telah membangkitkan kesadaran bangsa tentang betapa penjajah harus dienyahkan dari bumi Indonesia.

Ihwal nama Bima, tidak seorang pun tahu. Bahkan, ayahandanya yang sering membaca Oetoesan Hindia, tempat tulisan-tulisan Bima diterbitkan, tidak pernah menyangka, bahwa tulisan yang dikaguminya adalah buah tangan putranya.