Merah Putih, Wejangan Leluhur

Merah Putih sebagai jiwa bangsa memiliki 7 makna yakni:

1. Lambang Ksatria

Merah Putih adalah lambang ksatria, maknanya bangsa Indonesia adalah bangsa ksatria. Merah bermakna keberanian, Putih bermakna kebenaran dan kesucian. Setiap tindakan dan keputusan pemimpin harus berdasarkan kebenaran atas hukum (rechtsstaat) dan konstitusi, serta berdasarkan kesucian ajaran agama yang diyakininya. Pemimpin yang berjiwa ksatria, pasti memiliki integritas dan moralitas, maka setiap tindakan dan keputusannya pasti konstitusional dan tidak menyimpang dari kesucian ajaran agama yang diyakininya.

Merah Putih bermakna, keberanian pemimpin dalam bertindak harus berdasarkan kebenaran konstitusi dan kesucian ajaran agama yang diyakininya, maka jika pemimpin melanggar hukum dan menyimpang dari kebenaran konstitusi, apalagi menyimpang dari kesucian ajaran agama yang diyakininya, maka sudah pasti pemimpin itu tidak memiliki jiwa ksatria, akibatnya tatanan kehidupan rakyat, bangsa dan negara akan rusak.

Seharusnya, dengan berpegang teguh pada konstitusi dan kesucian ajaran agama yang diyakininya, maka pemimpin akan memiliki jiwa ksatria, yakni senantiasa mengutamakan kepentingan Negara di atas kepentingan pribadi, keluarga ataupun golongannya, dan akan menjaga kepercayaan yang diberikan rakyat sebagai tanggung jawab dan kehormatan. Pemimpin yang berjiwa ksatria adalah : Apa yang dibatin, dipikir dan yang dikatakan sama, dan itulah yang dilaksanakan. Cipta, rasa, karsa dan karyanya selaras, lahir dan batinnya sama. Kebenaran hukum, konstitusi dan kesucian ajaran agama yang diyakininya dijalankan dengan murni dan konsekuen (lurus).

Sebaliknya pemimpin yang menyimpang : Apa yang dibatin, dipikir dan yang dikata berlainan, dan lain lagi yang dilakukan. Cipta, rasa, karsa dan karyanya bertentangan, lahir dan batinnya berbeda. Kebenaran hukum, konstitusi dan kesucian ajaran agama yang diyakininya dilanggar dan diselewengkan.

2. Lambang Patriotisme

Merah Putih adalah lambang patriotisme, Merah bermakna gagah berani, pantang menyerah dan berani berkorban jiwa dan raga. Putih bermakna dharma suci bangsa Indonesia untuk berperang melawan dan mengusir penjajah dari bumi Indonesia, semangat juang dan jiwa yang menyala-nyala dan berkobar-kobar di dalam dadanya bangsa Indonesia saat itu adalah jiwa Merah Putih, heroik dan patriotik. Setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, semangat juang dan jiwa Merah Putih itu tetap hidup bergelora di dalam dadanya bangsa Indonesia. Jiwa patriotisme harus selalu ditumbuhkan dan dikobarkan di dalam dadanya para pemimpin bangsa dan segenap rakyat Indonesia.

Jangan sekali-kali jiwa patriotisme luntur dan hilang dari dadanya bangsa Indonesia, sekali saja bangsa Indonesia luntur jiwa patriotismenya, maka bangsa Indonesia akan kehilangan kehormatannya sehingga menjadi lemah dan dilecehkan bangsa lain.

3 Lambang Nasionalisme

Merah Putih adalah jiwanya bangsa Indonesia, Merah bermakna kebangsaan Indonesia, Putih bermakna tumpah darah/tanah air Indonesia. Bangsa dan tumpah darah/tanah air tidak dapat dipisahkan. Tidak dapat dipisahkan bangsa dari bumi yang ada di bawah pijakan kakinya. Adalah takdir dari Tuhan Yang Maha Kuasa, bahwa kumpulan manusia yang mendiami bumi/tanah air Indonesia adalah bangsa Indonesia, dan tanah air Indonesia adalah gugusan Pulau-pulau yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, dan setelah merdeka bernama “Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Maka “sumpah hidup bangsa Indonesia”adalah berbakti dan mengabdi kepada nusa, bangsa dan negaranya. Dan “sumpah hidup bangsa Indonesia” adalah setia kepada “Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

Patriotisme dan nasionalisme tidak bisa dipisahkan, patriotisme adalah apinya nasionalisme. Cinta bangsa, cinta tanah air dan bela negara, itu adalah wujud daripada semangat patriotisme dan nasionalisme. Tanpa perasaan dan semangat patriotisme dan nasionalisme, maka bangsa Indonesia akan hancur terpecah belah, dan infiltrasi dari Iuar akan masuk memporak-porandakan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Jaga semangat patriotisme dan nasionalisme, jaga persatuan dan kesatuan bangsa dan jaga sekuat-kuatnya ikatan kebangsaan Indonesia, maka keutuhan ” Negara Kesatuan Republik Indonesia” akan tetap terjaga dan abadi selamanya.

4. Lambang Demokrasi

Merah Putih mengandung makna, Merah bermakna pemimpin bangsa negara, Putih bermakna rakyat atau warga negara. Dipilih dan terpilih menjadi pemimpin negara adalah amanah, maka ikrar para pemimpin bangsa/negara adalah : Kekuasaan yang diembannya sepenuhnya digunakan untuk melayani, melindungi dan menyejahterakan rakyatnya, serta berjuang demi kebesaran bangsa dan negaranya. Demokrasi adalah memberikan tempat dan hak yang sama bagi semua warga negara. Demokrasi harus dipimpin oleh hikmat-kebijaksanaan. Agar setiap warga negara mendapatkan tempat dan haknya dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka demokrasi harus ada dalam permusyawaratan dan perwakilan.

Merah Putih mengandung makna, Merah bermakna daulat pemimpin, Putih bermakna daulat rakyat, daulat rakyat ada di atas daulat pemimpin. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang berkedaulatan rakyat, ini bermakna bahwa rakyat adalah pemegang kedaulatan tertinggi di republik ini. Pemimpin bukan hanya penyambung lidah rakyat Indonesia, akan tetapi pemimpin adalah penyambung hati nuraninya rakyat Indonesia. Di dadanya pemimpin harus berisi rasanya rakyat Indonesia. Ingat suara rakyat adalah suara Tuhan.

Pemimpin bangsa yang berjiwa Merah Putih berkata kepada rakyat Indonesia: “aku bukan meminta apalagi mengambil daripada hak-hak rakyat, bangsa dan negaraku, tetapi demi Tuhan akan kubaktikan semua kemampuanku untuk kemuliaan rakyat, kejayaan bangsa dan kebesaran negaraku”.

Dalam kenyataan : rakyat selalu terpinggirkan.

5. Lambang Religius

Merah Putih mengandung makna, Merah bermakna nilai-nilai kemanusiaan, Putih bermakna nilai nilai ketuhanan, kemanusiaan dan ketuhanan adalah sesuatu yang padu dan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan bangsa Indonesia yang religius, karena memang sikap hidup religius ini sudah melekat dengan jiwanya bangsa lndonesia, ini menunjukkan pengakuan dan kepercayaan bangsa Indonesia terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan berarti dzat yang pertama (causa prima), yang menjadi sebab adanya manusia dan alam semesta serta segala hidup dan kehidupan di dalamnya. Merah (nilai-nilai kemanusiaan) dan Putih (nilai-nilai ketuhanan) dibangun seimbang, nilai-nilai kemanusiaan dibangun dengan membina hubungan sesama manusia, ialah dengan silaturahmi (tali persaudaraan/tali cinta kasih), yakni memelihara cinta kasih antar sesama manusia, sedangkan nilai-nilai ketuhanan dibangun dengan beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Maka jika manusia tegak kemanusiaannya, niscaya menjadi manusia yang berbudi luhur. Dan jika manusia tegak beribadahnya kepada Tuhan Yang Maha Esa, niscaya menjadi manusia yang berakhlak mulia.

Sebaliknya, jika manusia hilang kemanusiaannya maka manusia itu menjadi tidak beradab, dan jika manusia tidak beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka manusia itu tersesat dari jalan Tuhan. Luhur-luhurnya manusia adalah: manusia yang berketuhanan sekaligus berperikemanusiaan. Dan mulia – mulianya manusia adalah: manusia yang mampu menegakkan Ketuhanan, Kemanusiaan dan Keadilan.

6. Lambang Kehidupan

Merah Putih mengandung makna, Merah bermakna jasmani, Putih bermakna rohani. Merah bermakna raga, Putih bermakna jiwa, roh atau sukma. Bangsa Indonesia percaya bahwa ada kehidupan lain di masa nanti setelah kehidupan manusia di dunia sekarang, maka tatkala manusia menjalani kehidupannya di dunia yang fana ini, manusia harus mengejar pengetahuan tentang rahasia kehidupan yang menyelimuti dirinya, sehingga ia menjadi tahu dengan nyata hakekat hidup yang diamanatkan kepadanya.

Merah (Raga) merupakan wahana jasmani untuk menempuh kesempurnaan hidup lahiriah, sedangkan Putih (roh atau sukma) merupakan wahana spiritual untuk menempuh kesempurnaan hidup secara rohani. Tujuan hidup manusia adalah selamat dunia akhirat dan kembali kepada Sang Maha Pencipta. Dan manusia akan kembali kepada-Nya jika ia mampu keluar dari kegelapan menuju kepada terang (cahaya) yakni, manusia yang bersedia hijrah dari kekotoran menuju kebersihan hati dan kesucian jiwa.

7. Lambang Kedaulatan

Merah Putih atau Sang Saka Merah Putih atau Sang Dwi Warna adalah bendera Negara Indonesia, bendera Negara adalah lambang kehormatan Bangsa dan Negara dan sekaligus lambang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lambang kedaulatan Negara adalah lambang bangsa yang telah merdeka, dengan demikian maka Merah Putih harus selalu ada di dalam dadanya para pemimpin bangsa dan seluruh rakyat Indonesia. Karena itu siapapun yang mengingkari Merah Putih berarti mengingkari kemerdekaan bangsa Indonesia, dan siapa pun yang melecehkan Merah Putih berarti telah kehilangan rasa kebangsaan dan keindonesiaannya. ***

SERIKAT NASIONAL PATRIOT INDONESIA (SENOPATI)

Published in: on 3 April 2019 at 02:44  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,