“Peci Bung Karno”… Sold!

Lukisan BK karya Sohieb

Tugu Kunstkring Paleis di ujung Jalan Tengku Umar (dekat Masjid Cut Meutia), Menteng – Jakarta Pusat, menjadi saksi atas besarnya “magnit” Sukarno. Pameran lukisan karya Sohieb Toyaroja berjudul “The Spiritual Journey”, baru saja dibuka oleh Sutrisno Bachir, Ketua KEIN (Komita Ekonomi dan Industri Nasional), sebuah karya berjudul “Peci Sukarno” (160 x 140) sold… terjual.

Dalam pameran yang berakhir 14 April 2016 itu, hadir tiga orang menteri kabinet Gotong-Royong…. Apa boleh buat, pembeli “Peci Sukarno” ternyata bukan salah satu dari ketiga menteri tadi. Malah, salah seorang menteri yang hadir malam itu, setelah berkeliling ruang pamer, masih juga geleng-geleng kepala. “Kalau musik, saya masih ngerti… tapi urusan lukisan, saya benar-benar gak ngerti…,” katanya.

Dua menteri yang lain, satu di antaranya termasuk yang meminati “Peci Sukarno”. Sayang, dia kalah cepat. Akhirnya, dia memilih lukisan berjudul “Roro Jonggrang” (120 x 180). Seorang menteri lainnya, menjadi model lukisan demo melukis cepat Sohieb Toyaroja. Kurang lebih 10 menit, lukisan itu selesai…. Pak menteri tampak puas.

Nah, kembali ke mahakarya “Peci Sukarno”. Siapa gerangan kolektor yang jatuh hati pada pandangan pertama saat menatap sosok Bung Karno berpeci itu? Dia adalah Tedy Djuhar, Vice President Commissioner Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

Di balkon galeri lantai dua Kunstkring Paleis, saya sempat berbincang hangat dengan promotor pameran yang juga sahabat saya, Ali Akbar, serta Sohieb Toyaroja sang pelukis. Kedua lelaki kelahiran Kediri ini, betapa pun sudah menghadirkan sebuah pameran lukisan yang “berbeda”. Sekitar 30-an lukisan yang terpampang, benar-benar bisa menghanyutkan siapa pun penikmatnya.

Hanyut dalam alam Indonesia Tempo Dulu…. Imagi menari-nari, ditingkah dominasi warna coklat dan sephia, melalui goresan-goresan palet yang eskpresif. Lebih dari segalanya, menurut saya, hampir semua karya Sohieb memancarkan aura. Kesimpulan saya hanya satu: Karya yang demikian, hanya lahir dari pelukis yang memiliki tingkat spiritualitas tinggi. (roso daras)

Iklan

The URI to TrackBack this entry is: https://rosodaras.wordpress.com/2016/04/03/peci-bung-karno-sold/trackback/

RSS feed for comments on this post.

3 KomentarTinggalkan komentar

  1. Peci adalah lambang nasional Indonesia bukan milik satu kelompok saja. Jadi, peci Soekarno adalah lambang pemersatu bangsa. Lihat saja kang Ridwan Kamil juga berpeci 🙂

    • yang bilang peci milik golongan tertentu lho sopo mas ???

  2. Karya-karya Soehib bagi saya adalah termasuk monumental…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: