Tongkat Monyet Bung Karno

DSC04585Di satu sudut rumah pembuangan Bung Karno di Ende, Flores, terdapat boks kaca berisi dua buah tongkat. Ya, tongkat yang biasa digunakan Bung Karno. Bukan tongkat komando, tentunya, melainkan tongkat yang acap digunakan kaum lelaki tempo dulu. Fungsi tongkat itu bagi Bung Karno, tentu berbeda dengan fungsi tongkat sejenis jika digunakan lelaki lanjut usia.

Tongkat bagi lelaki uzur, berfungsi untuk membantu menyangga tubuh ketika berjalan kaki. Sebaliknya, tongkat bagi lelaki yang relatif masih muda, dan belum perlu tongkat penyangga, lebih berfungsi sebagai “properti”, penunjang penampilan. Bahkan zaman dulu, lelaki bertongkat tampak lebih bergaya. Bukankah Bung Karno lelaki yang bergaya?

Nah, dua tongkat milik Bung Karno, masih tesimpan utuh di sana, di salah satu sudut rumah pembuangannya di Ende. Satu tongkat digunakan saat Bung Karno berjalan-jalan di tengah kota. Satu lagi, tongkat yang selalu ia bawa ketika berjalan-jalan keluar kota Ende, seperti misalnya berpesiar ke Kelimutu, hendak berenang di sungai Nangaba, dan ke lokasi-lokasi lain jauh dari Ende, yang untuk melakukannya, Bung Karno harus mengajukan izin terlebih dahulu kepada polisi Hindia Belanda di Ende.

DSC04588Yang unik adalah tongkat yang Bung Karno gunakan setiap kali berjalan-jalan di dalam kota Ende. Pada kepala tongkat, terdapat pahatan terbentuk sosok binatang monyet, kera. Jika ia bertemu orang-orang Belanda, atau cecunguk-cecunguk Belanda, Bung Karno mengarahkan kepala tongkatnya ke mereka. Demikian juga manakala Bung Karno terlibat pembicaraan dengan mereka, maka ujung tongkat diacung-acungkan ke Belanda-Belanda itu (atau para cecunguknya). “Sesungguhnya, kamu tak lebih dari seekor monyet,” begitu mungkin pikir Bung Karno. (roso daras)

Published in: on 9 Oktober 2013 at 00:11  Comments (3)  
Tags: , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://rosodaras.wordpress.com/2013/10/09/tongkat-monyet-bung-karno/trackback/

RSS feed for comments on this post.

3 KomentarTinggalkan komentar

  1. Mohon informasi mas, kalo tongkat komando bung Karno yang ujung nya peluru ada ndak ya dan dimana? Trims

    • Menyesal sekali, saya tidak tahu Bung Klono…. Kalaupun ada, pasti sudah di tangan kolektor….🙂

    • Ada di Mursyid saya..
      Tapi mohon maaf saya nggak bisa buat ngupas nya..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: