Apa Kejahatan Bung Karno?

Pertanyaan itu sebenarnya meluncur dari mulut seorang Sukarno sendiri. Dalam penuturannya kepada Cindy Adams, ia membeberkan sejumlah peristiwa percobaan pembunuhan atas dirinya. Baik penggranatan di Cikini, penembakan pesawat tempur Maukar, penembakan saat sholat Idul Adha tahun 1962, pencegatan Cisalak, penembakan di Makassar… pendek kata, sebagai Presiden, Sukarno berkali-kali mengalami percobaan pembunuhan.

Atas rentetan peristiwa itulah, Bung Karno kemudian bertanya, “Apa kejahatanku? Mengapa mereka mencoba membunuh Sukarno?” Sebuah jawaban yang masuk akal pada saat itu adalah, karena Sukarno bukan seorang Muslim yang patuh. Itulah jawaban versi Islam garis keras pimpinan Kartosuwirjo, yang hendak menggulingkan Pemerintahan Pancasila dan menggantinya dengan Pemerintahan Islam. NKRI menjadi Darul Islam (Rumah Islam/Negara Islam). Hasil penelitian dan penyidikan aparat keamanan memang kemudian mengarah ke sana.

Para pelaku penggranatan dan penembakan berasal dari anasir DI/TII pimpinan Kartosuwirjo. Mereka menuduh Sukarno bukan muslim yang patuh, karenanya patut dibunuh. Ini tentu menjadi ironis, karena dalam banyak literatur, Bung Karno justru dikenal sebagai seorang muslim yang baik.

Satu contoh, mobil Chrysler yang menjadi korban penggranatan di Cikini, antara lain ia dapat justru sebagai muslim yang baik. Tahun 1955, Bung Karno menjalankan ibadah haji. Ia beribadah haji bertepatan dengan hari suci, sehingga ia menjadi seorang Haji Akbar. Haji Besar. Nah, ketika ia hendak kembali ke Tanah Air, Raja Arab Saudi mengatakan, “Presiden Sukarno, mobil Chrysler Crown Imperial ini telah tuan pakai selama berada di sini. Dan sekarang saya menyerahkannya kepada tuan sebagai hadiah.

Kata Bung Karno dalam hati, “Sudah tentu aku idak akan menentang kebiasaan ini (menolak pemberian ini). Di samping itu, aku memang sudah tertarik pada kendaraan itu semnjak aku mulai melihatnya.” Nah, mobil Chrisler ini termasuk salah satu korban penggranatan Cikini.

“Aku selalu ingat kepada sembilan anak dan seorang perempuan hamil yang jatuh tersungkur tak bernyawa di dekatku. Oleh karena itu, tahun 1963 aku membubuhkan tanda tangan menghukum mati Kartosuwirjo. Bukan untuk kepuasan, tetapi demi menegakkan keadilan…” Begitu keterangan Bung Karno menyikapi sikap brutal atas percobaan pembunuhan atas dirinya, lalu merenggut nyawa-nyawa lain untuk kesia-siaan. Para antek dan pelaku peristiwa itu juga kemudian dijatuhi hukuman mati.

Itulah yang bertubi-tubi memenuhi rongga kepala Bung Karno, demi mengingat semua rentetan percobaan pembunuhan atas dirinya. “Apa kejahatan yang aku perbuat?’ Apa kejahatan Bung Karno? Bukan muslim yang taat, begitu versi kaum militan DI/TII.

Apa kejahatan Bung Karno? “Tidak mau ngeblok ke Amerika (Barat), yang itu berarti tidak mau ngeblok sebagai negara kapitalis murni,” begitu alasan Amerika Serikat dan sekutunya yang getol sekali menghabisi Sukarno melalui berbagai bentuk operasi intelijen mereka di Indonesia. Baik melalui individu, maupun dengan cara mendukung gerakan-gerakan separatis yang ada di Indonesia.

Termasuk jika nanti fakta ini terungkap secara terbuka, bahwa G30S/PKI yang berbuntut pada penggulingan Bung Karno, yang juga konom melibatkan anasir KGB (Soviet). Betapa banyak pihak yang berusaha menjatuhkan pemimpin kita yang satu ini. Menanggapi hal itu, suatu hari seorang mantan menteri era Bung Karno, M. Achadi mengatakan, “Presiden yang berjuang untuk kepentingan bangsanya, pasti banyak musuh. Sebaliknya, presiden yang tidak punya musuh, berarti presiden yang tidak bekerja untuk bangsanya.” (roso daras)

(roso daras)

Published in: on 20 Agustus 2011 at 10:39  Comments (9)  

The URI to TrackBack this entry is: https://rosodaras.wordpress.com/2011/08/20/apa-kejahatan-bung-karno/trackback/

RSS feed for comments on this post.

9 KomentarTinggalkan komentar

  1. sedih sy om roso,ngebaca artikel yg ini…

  2. sedih dan geram grrrrrr…

  3. Perjuangan Bung Karno ini Progresif Revolusioner anti Neokolonialisme.imperialisme,Kapitalisme membangun kebersamaan Sosial negara negara Asia Afrika dan Amerika Latin (Negara Nefos yang Non Blok)dengan semangat gotong royong sementara Pemerintahan Orde Baru (Suharto) itu jelas Kontra Revolusioner serta berpihak pada Penjajahan Neokolonialisme,Militerisme,Pro Kapitalisme,Indivisualisme,Feodalisme yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 tetapi kog para pemuda Indonesia ini nggak pada mikir ya?Mau dibawa kemana negara ini tentunya kenegara terjajah,dengan ter-hutang rentenir IMF dan WB yang sekarang harus dibayar mencapai 100 trilyun,dengan dilakukannya Reformasi ya artinya mengembalikan ke Penguasa Orde Baru yang Kontra Revolusioner bahkan Neo Liberalisasi tambah menghancurkan Ekonomi Indonesia yang hanya sebagai Konsumen yang baik bagi kaum Kapitalis.Apakah Bangsa ini sudah Kehilangan semangat perjuangannya,Nasionalismenya,semangat Revolusinya kembali menjadi bangsa Inlander terjajah yang berlomba mencari kekayaan pribadi dengan cara Korupsi untuk bisa menegakkan Feodalisme dan mengabaikan keadilan sosial serta kesejahteraan Rakyat Indonesia?
    Sungguh sedemikian parahkan kondisi bangsaku?Bangsa Pemimpin Asia Afrika dan Amerika Latin yang dihormati sekarang terpuruk dibawah kaki Neo Kolonialisme Amerika sebagai bangsa Kacung nbahkan kita dengan bangganya eksport babu keluar negeri.

  4. Halo om roso… Nama saya dea, 14 tahun. Salam kenal… Saya mulai mengagumi Bung karno sejak 4 tahun lalu. Saya mulai baca blog ini sekitar 2 tahun lalu. Mau tanya boleh? Apa benar sebagian besar isi blog ini dari buku autobiografi sukarno cindy adams, sama sewindu dekat bung karno-nya bambang wijanarko?
    Terimakasih om roso

    • Halo Dea, sebagian materi diambil dari dua buku yang Dea sebut. Sebagian besar lainnya dari buku-buku dan sumber literatur yang lain. Semoga bermanfaat.
      Salam

  5. BUNG KARNO, dari sisi yang banyak tak ter-ekspos, adalah sosok yang begitu kental dengan Spiritual ke- Tasawuf-an.
    dan Beliau sudah sampai menempatkan Maqom Syareat dan Hakikat.
    Begitu Besar Cinta kepada Negeri nya, dan khususnya Rakyat nya.
    Sampai menorehkan idea/gagasan REPELITA – Rencana Pembangunan Lima Tahun, dan akan di-Realisasikan, untuk mensejahterakan dan membangun Negeri dan Rakyatnya.
    Karena melihat betapa Potensi Kekayaan Alam Negerinya.
    BUNG KARNO, membangun karakter jiwa dahulu, dengan tergembleng jiwa, akan terwujud suatu Bangsa yang tidak bermental Kapitalis dan Konsumeris.

    Tapi, keburu di jatuhkan soeharto dan antek2nya dengan sangat tidak hormat.
    Kemudian buah idea REPELITA tersebut, diklaim soeharto dengan orde baru-nya, tapi menyimpang dari idea yang BUNG KARNO gagas !

  6. …respect for president

  7. MERDEKA !! Om roso boleh nanya g?heheh prekenalkan saya Fakhri Abdul Gaffar Ibrahim umur 14 tahun saya kagum dengan soekarno om nah autobiografinya kira-kira masih ada di toko buku ga om?hehehe terimakasih

  8. nii di proklamirkan saat vacum of the fower….[fakta]…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: