Nonton Bung Karno Bersama Dedy Letto

Kamis (23/6) menjelang maghrib, saya meluncur ke Taman Ismail Marzuki Jakarta. Tujuannya adalah menuju Galeri Cipta II untuk menyaksikan pameran foto Bung Karno bersama Dedy sang penggebuk drum Letto. Bagaimana bisa?

Musisi kelahiran Yogyakarta 23 Januari 1987 itu, adalah satu di antara sekian orang penyuka blog ini. Lupa persisnya, kisaran berbulan-bulan lalu, seseorang yang menyebutkan namanya sebagai Dhedot meminta nomor telepon. Setelah itu, silaturahmi berlanjut melalui sms. Begitulah hingga sampai ke topik “apakah sudah datang ke pameran foto Bung Karno di TIM?”.

Sebagai sesama pengagum Bung Karno yang belum menyaksikan pameran itu, bersepakatlah kami untuk bertemu di TIM. Dan jika Tuhan berhekendak, maka itulah pertemuan secara fisik yang pertama dengan dia. Tidak seperti biasa pula, perjalanan saya dari Depok menuju TIM relatif lancar. Sehingga sekitar pukul 19.30 sampailah.

“Om,ini  saya sudah di TIM”, begitu sms Dhedot. Karena saya kebetulan juga baru saja memarkir kendaraan, maka saya pun membalas singkat, “Saya juga”.

Usai mengisi buku tamu, saya bertatap muka dengan dia. Haqul yakin itu Dhedot, karena dia spontan menyeringai dan menghampiri saya, seraya menyerahkan satu buah CD album terbaru Letto “Cinta… Bersabarlah”. Di situlah percakapan pun dibuka dengan “pengakuan” bahwa dia adalah salah satu personel Letto, drummer Letto. “Ooo…,” spontan saya bereaksi. Nama aslinya Dedi Riyono, panggilan akrabnya Dhedot.

Pria santun bernama asli Dedi Riyono ini, tak lain adalah adik kandung gitaris Letto, Agus “Patub” Riyono. Ia mengaku kebetulan sedang berada di Jakarta, untuk agenda perform di TMII tanggal 25 Juni. Karena itulah, di waktu senggang, ia sempatkan untuk menyaksikan pameran foto Bung Karno.

“Saya menyesal Om, waktu main di Bengkulu, sudah berhenti di depan situs rumah pembuangan Bung Karno… ehhh hujan deras…. Gagal deh… Usai manggung, langsung pulang, jadi gak sempat lagi ke situs itu lagi…,” kisahnya.

Dhedot adalah satu dari sekian anak muda Indonesia, yang kebetulan berprofesi sebagai musisi, dan menggandrungi Bung Karno. Minat dan ketertarikannya terhadap Bung Karno, adalah suatu berkah bagi bangsa ini. Dia, dan sukarnois-sukarnois lain, adalah jaminan akan kelangsungan dan kelanggengan ajaran-ajaran Putra Sang Fajar.

Alhasil… di sela-sela menonton foto-foto Bung Karno, kami pun berbincang. Maaf, bukan soal Letto, tetapi soal Bung Karno. Sungguh bukan transfer ilmu. Kami hanya berbincang ringan. Saya bicara tentang mimpi. Dhedot tak habis-habis mengagumi Bung Karno dengan segala kharisma dan ilmunya.

Sekadar berbagi… berikut unggahan sejumlah foto yang saya bidik ala kadarnya pakai kamera ponsel….

Selain foto-foto Bung Karno berbagai nuansa, dari yang politis hingga human interest, panitia juga menyajikan film-film dokumenter Bung Karno. Pengunjung pameran bisa transit sejenak di ruang tengah, menyaksikan pemutaran film-film tentang Bung Karno, sebelum melanjutkan perjalanan mengitari galeri, menikmati foto-foto Bung Karno lainnya.

Sesampai kembali di lobby galeri, tampak Giat Wahyudi, yang segera menghampiri. Setelah berbasa-basi, berkatalah Giat, “Persiapan hanya empat hari mas!” Rupanya, Giat yang juga penulis buku (antara lain tentang Bung Karno) ini, adalah kurator dalam pameran foto ini. “Tapi saya puas, hingga malam ini, jumlah pengunjung sudah mencapai sembilan ribu,” ujar Giat, semangat. (roso daras)

Iklan
Published in: on 24 Juni 2011 at 07:16  Comments (9)  
Tags: , , , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://rosodaras.wordpress.com/2011/06/24/nonton-bung-karno-bersama-dedy-letto/trackback/

RSS feed for comments on this post.

9 KomentarTinggalkan komentar

  1. Pd tgl yg sm, sy jg berada di sana, tp jam 2 siang

    • Beda jam, satu tujuan….. gak papa! Merdeka!!!!

  2. waaa keren … ingin melihat langsung tapi sayangnya tidak bisa, seperti apa ya kira2 pamerannya … salah satu teman saya om, dia juga penganggum Bung Karno, ingat dia pernah cerita tentang betapa menariknya salah satu buku yang berjudul ~Di Bawah Bendera Revolusi~ nti meta coba sarankan blog ini ke dia 🙂

  3. Wah seneng sekali bisa “nongol” di blog kesukaan saya ini. Makasih banyak om apresiasinya hehe. Makasih jg udh menyempatkan waktu buat ketemu saya, sekaligus nonton Bung Karno bareng & ngobrol banyak hal tentang Bung Besar. Sangat menyenangkan bertemu empunya blog ini yg tentu saja juga sesama Sukarnois!

    Oh iya om, ijinkan saya mau meralat sedikit om, saya perform di TMII itu tgl25, siapa tau para Sukarnois berminat untuk datang, saya akan sangat senang 🙂

    Bung Karno bukan sekedar Bapak Proklamasi, bukan sekedar Presiden Pertama Indonesia. Semoga selalu bermunculan Sukarnois-Sukarnois baru yang menyadari hal-hal tersebut & juga “nguri-uri” ajaran-ajaran beliau, amin.

    Salam Sukarnois, MERDEKA!!!

    • Salam kenal Mas Dedy Letto, senang banget salah satu band favorit saya ternayata personilnya juga penganggum BK
      Merdeka….!!!!!!!!!!!!

  4. Puji syukur sya panjatkan kehadirat-Nya, akhirnya generasi muda berkesempatan seluas2nya memahami jasa2 tak terhingga Bung Karno. Momen pameran foto Bung Karno menjadi salah satu event masyarakat bisa ‘berinteraksi’ dg Bapak Bangsanya.. Bung, boleh saya bertanya, salahkah sya sgat berharap terwujudnya Soekarno Memorial, seperti gandhi Memorial??. Sya merasa iri, Bangsa India begitu menghormati Gandhi, seharusnya bangsa kita jga semestinya bgtu dg Bapak Bangsanya.
    Satu lgi Bung Roso, adakah situs/web yang bisa sya search untuk mencari buku Di Bawah Bendera Revolusi?
    Terima kasih Bung Roso..
    Merdeka… Salam Soekarno.. .

  5. Saya begitu bangga akan bangkitnya sukarnois2 muda, tak terkecuali dr kalangan musisi dan kaum muda perkotaan. Jasa perjuanganmu takkan sia2 Bung!! Terkubur dalam selimut kemunafikan 30 tahun lamanya toh bangkit lagi. Bahkan lebih dahsyat lg menggledheknya. MERDEKA!!!!!!!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: