Dari Sukarti, Poppy, lalu Kartika

Ini sepenggal kisah menarik antara Bung Karno dan dua anak angkatnya, Ratna Djuami dan Kartika. Penuturan ini disampaikan langsung oleh Omi, ketika Kartika berulang-tahun ke-83, beberapa tahun lalu.

Omi sendiri, ketika “diberi” adik angkat oleh kedua “orang-tua”nya, yakni Bung Karno dan Inggit Garnasih, merasa sangat senang. Terlebih sejak ia ikut dalam pembuangan Bung Karno di Ende, praktis tak ada lagi teman bermain.

Kehadiran adik angkat yang kemudian ia tahu bernama Sukarti itu, menjadi pelengkap kehidupan anak-anak Omi. Sebagai sesama anak angkat, sejatinya tidak ada sama sekali kemiripan antara Omi dan Sukarti. Demikian pula antara Omi, Kartika dengan orang tua angkata mereka, Bung Karno dan Inggit.

Akan tetapi, karena sehari-hari hidup dalam satu lingkungan keluarga, maka mereka menjadi sangat akrab. Inggit dengan sifat keibuannya. Bung Karno dengan karakter tegas dan disiplin. Nenek Amsi yang menjadi tempat mengadu bagi semuanya. Pendek kata, sebagai sebuah keluarga, mereka sangat harmonis.

Tiba pada suatu hari, Bung Karno marah demi mendengar Omi memanggil adiknya dengan sebutan Poppy. Ya, Sukarti kecil memang berkulit putih dan cantik. Karena itu banyak orang, tidak hanya Omi, yang memanggilnya Poppy. Tapi, Bung Karno tetap tidak suka. “Papi sangat membenci nama berbau asing,” kenang Omi.

Ia juga masih ingat ketika Bung Karno yang dipanggilnya papi itu berkata, “Itu tidak baik untuk nama seorang anak Indonesia. Kartika, ya Kartika nama yang cantik untukmu. Lain kali jangan mau dipanggil Poppy lagi, ya…,” begitulah Bung Karno mengganti nama Sukarti menjadi Kartika, sekaligus melarang semua orang, termasuk Omi, memanggilnya Poppy.

Di usianya yang sudah sangat sepuh, Omi menuturkan, betapa adiknya ini sangat manis, penurut, dan halus tutur-katanya. “Tidak pernah membantah. Selalu menurut, dan tidak suka bertengkar. Pokoknya adikku ini manis sekali. Aku sangat sayang padanya. Dan sampai kini kami saling merindukan,” tutur Omi, dalam kesan-kesan yang dituliskannya khusus menyambut ulang tahun Kartika ke-80, tiga tahun yang lalu. (roso daras)

Published in: on 25 November 2010 at 03:48  Comments (2)  
Tags: , , , , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://rosodaras.wordpress.com/2010/11/25/dari-sukarti-poppy-lalu-kartika/trackback/

RSS feed for comments on this post.

2 KomentarTinggalkan komentar

  1. Luar Biasa Mas… Thanks Info sejarahnya mas… Terus update mas…

  2. hebat bung karno.. kalau saya punya anak nanti mau saya kasih nama khas indonesia.. ” yudhistira Agung” hehe


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: