Doktor HC (26) Sukarno

Ah, judul apa pula itu!? Entahlah… selama belajar menulis pun saya tidak menemukan pembenaran atas penjudulan seperti itu. Tapi, biar sajalah. Yang penting adalah saya harus menjelaskan mengapa menuliskan judul seperti itu. Begini persoalannya… saya hanya ingin menderetkan 26 gelar doktor honoris causa yang diterima Bung Karno semasa hidupnya. Itu saja.

Masih ingin sebenarnya berpanjang-panjang kata mengantar postingan yang satu ini. Namun demi mengingat ada 26 alinea yang harus saya tulis setelah alinea ini, maka baiknya memang to the point saja. Nah, berikut urut-urutan gelar doktor yang diterima Presiden Sukarno, dan menjadikannya Presiden/Kepala Negara dengan gelar doktor terbanyak di atas jagat raya ini.

1. Tanggal 30 Januari 1951, Doktor HC dalam Ilmu Hukum dari Far Eastern University, Manila, Filipina.

2. Tanggal 19 September 1951, Doktor HC dalam Ilmu Hukum dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia.

3. Tanggal 24 Mei 1956, Doktor HC dalam Ilmu Hukum dari Columbia University, New York, Amerika Serikat.

4. Tanggal 27 Mei 1956, Doktor HC dalam Ilmu Hukum dari Michigan University, Michigan, Amerika Serikat.

5. Tanggal 8 Juni 1956, Doktor HC dalam Ilmu Hukum dari McGill University, Montreal, Kanada.

6. Tanggal 23 Juni 1956, Doktor HC dalam Ilmu Tekhnik dari Berlin University, West Berlin, Jerman Barat

7.  Tanggal 11 September 1956, Doktor HC dalam Ilmu Hukum dari Lomonosov University, Moskow, USSR (Uni Soviet)

8. Tanggal 13 September 1956, Doktor HC dalam Ilmu Hukum dari Beograd University, Belgrado, Yugoslavia

9. Tanggal 23 September 1956, Doktor HC dalam Ilmu Hukum dari Karlova University, Praha, Cekoslovakia

10. Tanggal 27 April 1959, Doktor HC dalam Ilmu Hukum dari  Istanbul University, Istanbul, Turki

11. Tanggal 30 April 1959, Doktor HC dalam Ilmu Hukum dari Warsaw University, Warsawa, Polandia

12. Tanggal 20 Mei 1959, Doktor HC dalam Ilmu Hukum dari Brazil University, Rio de Jeneiro, Brazilia

13. Tanggal 11 April 1960, Doktor HC dalam Ilmu Politik dari Sofia University, Sogia, Bulgaria

14. Tanggal 13 April 1960, Doktor HC dalam Ilmu Politik dari Bucharest University, Bucharest, Rumania

15. Tanggal 17 April 1960, Doktor HC dalam Ilmu Mesin dari Budapest University, Budapest, Hungaria

16. Tanggal 24 April 1960, Doktor HC dalam Ilmu Filsafat dari Al-Azhar University, Kairo, Mesir

17. Tanggal 5 Mei 1960, Doktor HC dalam Ilmu Sosial dan Politik dari La Paz University, La Paz, Bolivia

18. Tanggal 13 September 1962, Doktor HC dalam Ilmu Tekhnik dari Institut Teknologi Bandung, Bandung, Indonesia

19. Tanggal 2 Februari 1963, Doktor HC dalam Ilmu-ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan dari Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia

20. Tanggal 29 April 1963, Doktor HC dalam Ilmu-ilmu Pengetahuan Hukum, Politik dan Hubungan-hubungan Internasional dari Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia.

21. Tanggal 14 Januari 1964, Doktor HC dalam Ilmu Hukum & Politik dari Royal Khmere University, Phnom Penh, Kamboja

22. Tanggal 2 Agustus 1964, Doktor HC dalam Ilmu Hukum dari University of the Phillipines, Manila, Filipina

23. Tanggal 3 November 1964, Doktor HC dalam Ilmu Pengetahuan Politik dari Universitas Pyongyang, Pyongyang, Korea Utara

24. Tanggal 2 Desember 1964, Doktor HC dalam Ilmu Ushuluddin Jurusan Dakwah dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Jakarta, Indonesia.

25. Tanggal 23 Desember 1964, Doktor HC dalam Ilmu Sajarah dari Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia

26. Tanggal 3 Agustus 1965, Doktor HC dalam Ilmu Filsafat Ilmu Tauhid dari Universita Muhammadiyah, Jakarta, Indonesia.

Nah, selesailah sudah saya tuliskan ke-26 gelar doktor honoris causa yang diterima Bung Karno sepanjang hidupnya. Dan saya teringat sikap saya setiap mengucap kata Bung Karno, “puja dan puji tidak akan menambah besar nama Sukarno. Caci dan maki tidak akan mengecilkan nama Sukarno”. Itu saja. (roso daras)

Published in: on 2 November 2010 at 16:23  Comments (3)  
Tags: ,

The URI to TrackBack this entry is: https://rosodaras.wordpress.com/2010/11/02/doktor-hc-26-sukarno/trackback/

RSS feed for comments on this post.

3 KomentarTinggalkan komentar

  1. Trims mas Daras.
    Ini menarik :
    “Dan saya teringat sikap saya setiap mengucap kata Bung Karno, “puja dan puji tidak akan menambah besar nama Sukarno. Caci dan maki tidak akan mengecilkan nama Sukarno”.

    • once a gold always a gold even its burried under mud..different with iron when its burried under mud it got RUSTY…

  2. […] “Doktor HC (26) Sukarno”. rosodaras.wordpress.com […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: