Tari Pendet, Malaysia, dan Bung Karno

sukarno dan penari baliTari pendet yang begitu edi-peni, melantun di pura-pura Hindu Pulau Dewata, meliuk indah menyambut tetamu, dan melenggang energik menggugah gairah. Lama sekali ia terpendam menjadi khasanah budaya milik leluhur. Entah sejak berapa abad yang lalu.  Ia telah menjadi tradisi, menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan spiritual masyarakat Hindu di Bali.

Tari pendet, bukan saja tari yang disucikan di Bali. Tari pendet juga menjadi inspirasi utama para koreografer Pulau Seribu Pura dalam mencipta tari-tarian baru.

Singkat tutur, pendek ucap, tari pendet begitu lekat pada tradisi masyarakat Hindu Bali, melekat menjadi warisan budaya negeri adiluhung. Barangkali sama berartinya dengan tari bedoyo di lingkungan keraton Solo maupun Yogya, atau barangkali tak ubahnya seni tari lain yang mengalir dalam denyut nadi suku-suku bangsa di Tanah Air dari Sabang hingga Merauke sebagai sesuatu yang sakral. Sebagai sesuatu yang metaksu.

Akan halnya Bung Karno, Presiden pertama Republik Indonesia, ternyata pernah pula bersinggungan dengan tari pendet. Kejadiannya tahun 1962, menjelang Indonesia menjadi tuan rumah pesta olah raga Asia, Asian Games IV. Guna memeriahkan ajang olahraga akbar tadi, I Wayan Beratha menancapkan tonggak sejarah dalam penciptaan tari pendet masal. Wayan Beratha berencana menampilkan tari pendet dengan 800 orang penari.

Bung Karno yang intens meneliti setiap persiapan Asian Games, mulai dari persiapan kelengkapan sarana stadion, hotel, hingga materi penyambutan, sangat senang dengan gagasan Beratha. Presiden Sukarno pula yang kemudian mendorong proses penciptaan tari pendet secara masal ini. Bahkan tidak berlebihan jika sejak momentum itu pula, tari pendet begitu dikenal di Indonesia, bahkan dunia, serta identik dengan tari selamat datang yang memukau karena keindahan gerak serta kecantikan para penarinya.

Bahkan jauh hari sebelum momentum 1962, Bung Karno sangat menyenangi tari Bali. Bukan saja karena ia berdarah Bali, tetapi Sukarno begitu membanggakan tari Bali kepada tamu-tamu manca negara. Tak heran jika tari Bali nyaris tak pernah absen ditampilkan dalam acara-acara kenegaraan, di samping tentu saja tari dan budaya Nusantara lain.

tari pendet

Kini, tari pendet diklaim Malaysia. Sebelumnya, negeri jiran itu juga mengklaim lagu “Rasa Sayang” serta kesenian Reog sebagai khasanah budaya mereka. Bahkan batik. Bahkan seni angklung. Entah yang mana lagi. Dalih tinggal dalih. Akan tetapi langkah klaim seperti itu, sejatinya sangat mengusik rasa nasionalisme kita sebagai bangsa. Lebih dari itu, klaim mereka tak lebih dari sebuah upaya (sengaja atau tidak disengaja) mengusik ketenangan hidup bertetangga.

Pantas saja kalau kita bertanya, mengapa mereka tidak bergabung saja dengan Indonesia? Sehingga tidak hanya lagu “rasa sayang”, reog, angklung, batik, dan pendet yang bisa mereka klaim. Masih ada jutaan ragam budaya yang begitu membanggakan di bumi khatulistiwa kita. Kecuali kalau yang mereka inginkan memang sebuah upaya melanggengkan perseteruan antarnegara serumpun. Sayangnya, presiden kita bukan Bung Karno. (roso daras)

About these ads
Published in: on 23 Agustus 2009 at 09:16  Komentar (58)  
Tags: , , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://rosodaras.wordpress.com/2009/08/23/tari-pendet-usik-nasionalisme-kita/trackback/

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini.

58 KomentarTinggalkan komentar

  1. Mengutip pertanyaan ‘menggelitik’ di atas: “Pantas saja kalau kita bertanya, mengapa mereka tidak bergabung saja dengan Indonesia? ”

    Nah kebetulan sy googling nemu deh berita ini:

    Malaysia Disarankan Menjadi Provinsi Ke 34 di Indonesia

    Malaysia ternyata lebih bangga terhadap budaya asli Indonesia jika dibandingkan budaya bangsanya sendiri.

    Hal ini bisa dilihat dari beberapa kasus klaim budaya Indonesia oleh negara asal gembong teroris Noordin M Top ini yang kini sedang menjadi buronan Densus 88.

    Sejak mencuatnya kasus lagu Rasa Sayange, Batik, Makanan Rendang, Reog Ponorogo, Lagu Jali-jali, dan terakhir Tari Pendet asal Bali, Malaysia semakin gencar mengkalim budaya Indonesia untuk promosi negara yang terbilang kering budaya tersebut.

    Menurut I Made salah satu seniman Bali yang berada di Jakarta mengatakan, Minggu (23/8), Malaysia sudah seharusnya malu akan keringnya budaya di negaranya, dan aksi klaim budaya Indonesia justru semakin orang benci dengan negara “pengekspor” teroris tersebut.

    Tak hanya itu, Malaysia dinilai tidak bisa menghargai budaya orang lain. Pemerintah RI pun dimintai tindak tegas Malaysia.

    ” Dari mana asalnya tari pendet dari negeri asal Noordin itu, mimipi kali,” tegasnya.

    Made menambahkan jika tidak mau ribut dengan Indonesia, Malaysia dipersilahkan gabung dengan Indonesia untuk menjadi provinsi termuda – ke 34.**berita8.com

    **
    note: usulan menarik..mungkin ada baiknya juga, supaya malaysia tidak ‘merampok’ budaya bangsa lain. Dengan bergabung dengan indonesia, berarti mereka menjadi bangsa indonesia dan tentu juga pemilik budaya Indonesia yang jumlahnya jutaan itu.

    • Aduh jangan sampai terjadilah, Malaysia gabung sama Indonesia.. amit2 dech.

    • daripada gabung mending perang lah..

    • Gabung dgn RI enak ae,,saya adalah orang yg akan siap memberikan protes dan menanyakan kenapa malingsia diberikan kesempatan bersepadu dgn NKRI,,butakah kita,,atau sengaja tak mau melihat,bagaimana malingsia menginjak dan sesuka hati mengambil budaya NKRI tanpa rasa malu
      ,! Dan apa yg akan kt critakan kpd generasi penerus bangsa yg menanyakan kenapa malingsia menjadi propinsi yg ke 34 ?dan kenapa namanya malingsia ?

    • Sampai sekarang saya belum mengetahui apa itu tari pendet yang tuan agungkan itu. Dari pengelihatan saya tidak ada indah nya dan tidak mendatangkan untung yang besar untuk di klaim, di akui atau yang seperti nya. Rasa nya tidak sudi saya mengambilnya kerana itu kan budaya orang Bali Hindu. Sayakan orang Jawa dan beragama Islam. Ngak kepingin rasanya

      • Ya jelas ente yang bernama saruni tidak mengerti keindahan tari pendet..
        Karena ente mungkin bukan orang yang cinta dengan bangsa ente sendiri… Ane jadi ragu ente ini bukan warga negara Indonesia..
        Sebuah alasan bodoh kita dilarang menyukai sesuatu diluar budaya yg berhubungan dengan non islam..
        Itu cocok di Malingsia, dimana rasisme masih berkembang disana..
        Indonesia Bhinneka Tunggal Ika bung!

  2. Memang Malaysia sengaja ingin mengacaukan negara Kita, gembong teroris noodin m top mungkin sengaja di selundupkan untuk mengacau keamanan negara kita, padahal Malaysia banyak bertebaran tempat kemaksiatan atau Hotel yg keamanannya tidak begitu ketat, begitu MU mau main di Indonesia, antek noordin mengagalkan & akhirnya Malaysia mengklaim lebih aman dr negara Indonesia. Klo noodin mau barjihad kenapa engga ke Palestina aja perang melawan Yahudi Israel.

    • Intinya berpulang lagi ke kita sebagai Warga Negara Indonesia, apa mau kita terus2an dibuat seperti ini. Kalau memang tidak mau, “INDONESIA BISA” pasti akan terwujud.

    • Oh ia ya . Kalau saudara di Indonesia mau bermusuhan dengan Malaysia apa yang Indonesia boleh dapat. Kan lebih baik juga bermusuh dengan Amerika. Nanti boleh pindahkan ibu negeri Indonesia ke New York atau Washington daripada di Jakarta seperti sekarang

  3. karena mereka bangsa “boneka” yang ga bisa bikin ciri khas bangsanya gan…..

    Indonesia adalah negara besar yang merdeka karena perjuangan pahlawan2 kita gan

  4. Jangan salahkan Malaysia
    Kita sendiri kenapa tidak mempatenkan milik kita

    Dan dari wawancara di tv-tv masih banyak orang-orang kita yang bangga dengan noordin m top

    Jadilah mereka mengobrak abrik bangsa ini plus mengklaim apa yang kita miliki adalah milik mereka

    Muka nya udah tebal kali ya….

    • Nordin di bawa ke Indonesia oleh Abu Bakar Baasir dalam Jemaah Islamiah. Bukan datang sendiri bung

  5. malaysia itu negara yang ga punya budaya,makanya dia ambil budaya indonesia,malaysia cuma punya satu budaya,yaitu budaya bangsa yang munafik, coba kita lihat dari perjalanan bangsa indonesia ini,sampai presiden sokarno aja mo ngeganyang malaysia,kenapa,karna malaysia itu bangsa yang tukang ngerampas budaya orang lain,mkanya mendingan malaysia jadi provinsi di indonesia aja k,ga pantes jadi negara,..negara indonesia itu negara yang menjungjung tinggi nilai kesabaran, makanya sampai sekarang sabar melulu,sekali-kali yah bertindak toh? jangan mo dikucilkan dan jangan jadi kambing hitam melulu,cape deh,buat pemimpin sekarang coba lihat apa tindakan anda sekarang mumpung masih bisa di hitung budaya kita yang di ambil, klo sampai ga, ada tindakan kasihan generasi berikutnya negri ini, yang ga tahu budaya nya sendiri ,tolong di perhatikan????

  6. sy ga rela gan malaysia menjadi bagian dari indonesia. Nanti bakal ‘makan dalem’ gan, ‘menusuk dari dalam’. Bisa bikin keonaran di negri kita. Noordin M Top, Dr Azhari, orang-orang malaysia yg bikin onar di negeri kita. Nah bagemana kalo negeri kecil itu jadi bagian dari Indonesia, bisa morat marit..bom bom meleduk tiap hari!! aduhh..jangan sampe gan!

  7. Akhirnya tau malu juga! Dikabarkan Malaysia telah mencabut iklan promosi pariwisatanya yang membuat “Tari Pendet”.

  8. Bukan muka-nya yang tebal mas, tapi karena mereka uda nga punya budaya, apalagi “Budaya Malu” mereka nga punya, makanya mereka ambil budaya kita.

    • For your info member2 di Indonesia.
      Forum ini cukup tolol. Berhentikan saja. Mereka yang joint this forum also tolol. Merepek, mengarut. Apa kamu tidak tahu malu ke senang2 tuduh kami curi budaya kamu. Dulu sibuk isu Manohara sekali pendet pulak. Apa sudah jadi dengan isu Manohara? Tidak terbuka lagikah mata dan akal kamu semua. Semudah itu satu Indonesia dibohongi oleh perempuan rendah moral dan mata duitan itu. Stop all this nonsense!!

  9. Yang alay-alay ga usah gabung dengan Indonesia…
    Simak juga ulasan tentang TARI PENDET “MALAYSIA” dengan bertandang di:
    http://engeldvh.wordpress.com/2009/08/25/indonesia-barat-asia-timur-dan-timur-tengah/

  10. wah.. saya setuju banget kalo Malaysia -mending- sekalian aja gabung sama Indonesia..

    inget2 pas jaman Dwikora dulu,, betapa Bung Karno berusaha buat bikin Malaysia jadi provinsi kesekian di Indonesia..

    dan, mungkin itu soul mereka juga kali.. cuman ga mau mengakui aja

    • Yup..mungkin mereka gengsi mau gabung, padahal pengen banget.hehehe

  11. yAng MsH saya pertanYaKan MAUnYA MalaYsiA iTu Apa SiCh ?? SemUa Yg InDoNESia MilIki NgaKU2 PuNYa MErEka.
    SayA CuRiGA SePerTiNy MalaYsiA MreNCaNaKAn SeSuAtu Yg MemBuAt INDoNeSia HanCUR.
    PerTAMA SoaL Noordin M Top yG BuAt UlAh d NeGri KiTA.
    SeLAnJutNy KeBuDaYAaN kiTa DikLAIm SamA MreKA.
    pUlaU AmBaLAt MaU D ReButNy Jg. DlU KbR2nY PeNYanyI InDONeSia HetI KoEsHENDanG AdalH WaRga NrgAra MerEkA.
    SeLAnjuTnYa Pa lg Yg IngiN MreKa AmbIl Dr KiTa ?
    BiSa2 PreSiDeN KitA Jg d AmBIlny,,
    DASAR MALAYSIA G KREATIF N GTAU MALU !!!
    AYO BUNG KITA PERTAHANKAN WARISAN PARA LELUHUR KITA !!!

  12. Ntar juga pas tari Asmat diakui milik Malaysia, baru deh gue ngakak! ha ha ha…

    Kata Bung Karno : “Malaysia itu negara, kalau boleh dinamakan negara, TANPA KONSEP..SI, suatu negara TANPA IDEOLOGI, suatu negara yang KOSONG MELOMPONG”

    jadi ya wajar kalo negara yg kosong melompong kaya gitu bisanya ya nyuri kekayaan negara lain.
    Kekayaan itu bukan materi saja, tapi non materi juga, kalau dilihat dari situ Indonesia termasuk negara terkaya di dunia.
    Tapi Mr. SBY,Menteri& sebagian anggota DPR yg sekarang ini benar2 lemah. Maksudnya mungkin biar disangka berakhlak,bisa mengendalikan emosi. Tapi bodoh & ngga punya nyali, analoginya, misalnya TV milik kita di rumah diakui milik tetangga masa kita diam saja, minimal ya di damprat dulu deh.
    Mereka ngga punya keberanian kaya Sukarno, padahal ilmunya Bung Karno itu cuma GERTAK aja, seperti halnya gertakan Jepang yg membuat Belanda langsung ciut, sehingga menyerah tanpa syarat di Kalijati. yg penting nyali mas SBY.
    Sukarno itu pemimpin dari sipil, rakyat biasa, dan bagi rakyat biasa harga diri itu penting, ya apa lagi yg lebih penting dari itu agar dihargai.
    Liat aja sekarang pemimpin dari Militer, Suharto, SBY, koq pada lembek yah, apa mereka kekenyangan atau dininabobokan oleh kenyamanan? apa mereka sudah tau kerugian dari perang,atau hanya sekedar cari muka di depan negara barat? Ini sebenarnya adalah “kepengecutan yg ditutup oleh kelembutan.”
    Bentar2 minta dialog, apaan tuh! Harusnya dimaki dulu, gertak dulu, Jgn sok santun, muak sy liatnya. biar pihak Malaysia dulu yg minta dialog, jangan kita.
    “Mengampuni itu dilakukan bukan karena kita lemah atau merasa lemah, tetapi karena kita merasa kuat dan mampu utk beperang, tapi kita memilih mengampuni, saat itulah pengampunan itu menjadi lebih bermakna.”

    “Saya juga ngga suka perang dan berusaha supaya tidak terjadi lagi, tapi bukan berarti kita kehilangan keberanian, minimal yah GERTAK aja lah, tunjukkan kalo Indonesia punya harga diri”
    Itu kira2 adalah pesan Sukarno utk pemimpin2 kita sekarang…
    Trims

    • kalu malaysia itu kosong, ngak ada apa2,untuk apa rakyat indonesia berbondong-bondong datang malah secara haram lagik….bermati-matiannn….apanya sih yg dicarik ditempat kosong itu,…kecuali org2 yg ngak bisa berfikir, migrat kenegara kosong, hanya suka2 dan buang masa…

  13. Bagi negara kecil seperti Malaysia ini, tidak ada arti malu karena memang tidak berbudaya jadi berusaha mencuri budaya dari Indonesia ku yang tercinta. Adanya teroris di Indonesia yang berasal dari Malaysial ini merupakan rencana jangka panjang mereka untuk menjatuhkan wibawa dan nama Indonesia di kancah internasional. Sebelum terlambat dan merusak segalanya, sebaiknya negara kecil Malaysia dihancurkan saja. Jangan punya rencana untuk menggabungkankannya dengan Indonesia, karena mental bangsa ini adalah bangsa pengecut , culas, banyak omong. Tidak mungkin bisa menjadi bangsa Indonesia. Mungkin karena negara kecil ini adalah merupakan hadiah saja dari Inggeris, merdeka karena hasil mengemis dan menadahkan tangan minta dikasiani.

    • jahat niat kamu johan said macam israel, kita sesama islam. Kita manusia kalau mati bawak budaya kekubur ke? habis2 pun makan diulat tanah.Otak kamu letak dimana ye dilutut kah? atau dikaki….

  14. NICE POST…I’M VISIT NEXT TIME

  15. Perjalanan negara yang bernama Malaysia tidak pernah terlepas dari peran Indonesia , dalam konflik ataupun dalam pembangunan. Bagaimana ketika Malaysia mendapat kemerdekan dari Inggris (sebagai hadiah), kemudian berkonfrontasi dengan kita, lantas membengun negara mereka kembali.

    Sampai sekarang kemajuan yang dicapai Malaysia tetap ada ketergantungan terhadap Indonesia. Peran TKI sebagai tenaga kasar sangat membantu perkembangan Malaysia, meskipun ketika telah mencapai tujuanya mereka dicampakan begitu saja.

    Ada kecenderungan Malaysia berusaha menempatkan diri sebagai super power meski cuma setingkat Asia Tenggara. Parahnya identitas ke – malaysiaan mereka amat miskin, semua orang tahu; pusat budaya Melayu ada di Indonesia. Mungkin dengan mengklaim budaya negara lain dianggap sedikit membantu kebangkitan malaysia menemukan identitas (dengan kontroversi yang menyertainya)

    • Silap pandangan kamu…sebagai tetangga Malaysia sanggup mendahulukan orang indonesia sebagai penyumbang tenaga buruh utama dalam sektor2 yang kalian mahir. Dengan suci hati pemimpian kedua negara berharap dengan timbal balik ini dapat menyumbang kepada kekukuhan ekonomi warga indonesia itu sendiri. Tanpa kalian atau jika kalian tak mahu bekerja di Malaysia pun…nah… warga bangladesh, myanmar, thailand, india, Filipina dan lain2, akan Malaysia import sebagai ganti warga indonesia. Nah siapa yang rugi…jangan bongkak dengan apa yang kamu sumbangkan..walhal tanpa kamu Malaysia masih punya alternative tenaga buruh dari negara tetangga yang lain. Lantaran itu gunakan akal yang telah Allah kurniakan kepada kalian, jangan guna kepala lutut sebab kepala lutut ngak bisa berfikir.

    • Datang lah ke Malaysia . Jangan ngomong dari dapur rumah sendiri aja. Keluarlah dah nikmatilah kebebasan bukan memendam perasaan. Gunakan akal fikiran yang Allah berikan sama ada untuk kebaikan atau bermusuhan.

  16. salam,
    aku rasa ramai org malaysia yg berketurunan jawa, bali @ seantero nusantara.
    jadi, tak salah kalo di klaim budaya itu sebagai budaya mereka kerana meraka bukan mengklaim budaya negara indonesia tapi budaya turunan nenek moyang mereka sebelum negara indonesia itu ujud @ merdeka lagi seperti budaya masyarakat kerajaan majapahit & srivijaya

    peace :)

    • Din, tak payah kita cakap asal keturunan kita sebab org2 indonesia ni tak guna akal untuk berfikir. Mentaliti orang yang tak mahu mengguna akal ni lebih bodoh dari baghal/Kaldai. Ibarat mencurah air ke atas daun keladi.(mentaliti orang zaman batu).

    • Saya sendiri Generasi kedua dari Kebumen yang sekarang jadi warga Malaysia. Semua yang ada di Jawa memang di bawa kemari oleh orang tua saya seperti pecel lele nya, kuda lumping nya, belangkon nya, sayur lodeh nya, singkong nya, ubi rambat nya,wayang kulit nya malah apa saja yang ada di Kebumen.

      Apakah salah bapa saya membudayakan budaya nya di Malaysia sedangkan dia memang orang Jawa cuman sudah jadi rakyat Malaysia. Salahkah dia dan salahkah saya atau salahkah rakyat Malaysia menghayati budaya seperti itu

  17. Satu kata untuk malaysia adlh “GANYAAAANG!!”.. Kata ganyang itu berasal dari bahasa jawa timur yang artinya “makan habis/sikat habis”. jika dilihat secara literatur ucapan Bapak Soekarno identik sadis juga terhadap malaysia. Namun apakah sesadis itu founding father kita.. Dengan intelektual dan konsepsi Bapak Soekarno bahwa ganyang tersebut adalah memakan habis konstitusi dan ideologi malaysia yg pada waktu itu masih terindikasi dengan sistem monarki yang absolut, yang tidak ada demokratis didalamnya (walau hingga saat ini). Sikat habis sistem ideologi negara tersebut agar terjadi revolusi atas kerakyatan. lihat lah malaysia pada saat itu, saya yakin pada saat British East India Company pada tahun 1827 menduduki malaka (malaysia saat ini) banyak org strata ningrat yg takut akan mninggalkan dan kehilangan hartanya, dan mnyerahkan hidung mereka untuk di cucuk bagai sapi, yg pnting strata tidak hilang. Sikap inilah yg harus diganyang, yg harus dimakan habis hingga akar2nya agar tidak menimbulkan penindasan2 trhadap rakyat. Apa yg dilihat oleh mereka tentang bangsa kita ini.. hanyalah sekumpulan rakyat jelata yang tanpa istana dan tahta yang mereka pikir dapat dibeli dengan strata dan kekayaan mereka. jika saat itu Bpk Soekarno berhasil mengganyang malaysia agar roboh dinasti monarki itu, maka tidaklah mustahil pd hari ini kita untuk berada dikuala lumpur bermodalkan hanya KTP Negara Kesatuan Republik Indonesia semata. GANYAAAANG!!

    • Tidak sangka saya orang Indonesia ini punya nasionalisme yang cukup tinggi…tapi sayang akal mereka saja yang pendek. Cuba cari sumber yang benar tentang tarian pendet ini. Kesilapannya di pihak National Georgraphic bukan di pihak Malaysia, kami tidak pernah mengklaim pendet itu tarian kami. Saya tidak pernah dengar pun tarian pendet ini disebut di malaysia sebelum ini. Isu ini tidak ada siapa yang ambil peduli di sini jadi saya minta saudara2 di Indonesia berhenti membodohkan diri sendiri. Banyak perkara yang lebih penting perlu difikirkan dari melayan sentimen yang tidak ada faedahnya ini.

    • bodoh betul pasal tarian yang tah apa2 nak bising.Asal usul keturunan kami pun dari seberang jadi apa nak gadoh2 sangat. Kalau kami dulu dijajah british habis tu indon kan di jajah belanda…malu ludah muka sendiri.

    • Kalau Bung Karno itu pemimpin yang bagus negara kalian tak semiskin gini. Coba kalian uruskan ekonomi kalian dengan baik. Baru boleh menepelak negara orang. Majukan negara mu agar orang pandang hormat. Bodoh tak kesudahan kalian.

  18. Hanya bisa geleng-geleng membayangkan Malaysia yang menggunakan tari Pendet dalam promosi budayanya. Lha wong keliatan ‘minum2′ di tempat umum aja, orang bisa kena hukum cambuk! Apa ya para penari Pendet yang mengenakan kain yang melilit membentuk tubuh dan menampakkan bahu itu, tidak akan dihukum rejam sampai mempusshhh.. setiap kali abis manggung?! Oh, mungkin, kalau di Malaysia, penari Pendet itu narinya pake baju kurung kali yaak????? wkwkwkwkkkk…

    • alamak.. korang nie bikin panas jr, warga korang tu dh ah dtg cari rezeki kat negara itorang, lps tu buat taik.. mencuri, merompak.. bangga sangat ker ngan tarian pendet korang tu, ambik lah.. kitorang pun tak hingin.. bawak sekali warga korang yang ada dekat malaysia nie..

  19. HAI…WARGA MALAYSIA ….NIH….http://www.flickr.com/photos/bertrandlinet/2815328673/

    KLAIM LAGI AJA TUH…NI JUGA NIH..

    http://www.flickr.com/photos/bertrandlinet/2832341458/in/set-72157603786043146/

  20. MAKANYA GABUNG SAMA INDONESIA……..

    PUNYA 17.506 PULAU, SUKU BANGSA YANG BANYAK, DAN 583 BAHASA…..

    KEREN KAN…

    MAKANYA AYO GABUNG…

  21. Pada Saatnya nanti bukan hanya malaysia yang akan bergabung dengan indonesia tapi tetangga yang lainpun ikut serta dalam wadah NKRI….Apapun alasannya

    • malaysia kukuh,negara berbilang kaum,agama dan bangsa.
      kami anak malaysia berbangga dengan negara kami,kami mencari rezki dibumi sendiri,memberi pertolongan pada negara jiran tiap kali bencana.Datang lah ke Malaysia,lihat lah,dan amati lah keindahan bumi Malaysia….Berfikirlah secara moden,jangan mundur dek zaman duhai tetangga ku Indonesia..Saya dikelilingi sobat2 dari Indonesia,mereka sangat peramah,lembut dan ada yang tak mau pulang kembali ke Indonesia,kerana sudah menikmati keindahan dan keseronokan hidup merantau di bumi Malaysia. Duhai tetangga ku,jangan lah membenci Malaysia,jalinkan lah persahabatan dengan kami.Bagi yang Islam,berfikirlah dari sudut agama Islam.

      • kami boleh miskin kami boleh lapar….
        tapi kami tidak mau menjadi negara boneka….
        berapa kontrak kemerdekaan anda dengan inggri 999 tahun….
        999 bukan waktu yang singkat hai bajingan Malayan@!!!!!!!

    • ngobrol biar sopan bung!!!

    • malang betul.masih tak insaf diri nak gayang malaysia
      tapi ALLAH lebih dulu gayang kamu.malapetaka demi malapetaka,musibah demi musibah,tsunami,gempa bumi,kemiskinan sampai papa kedana,belumdapat menginsafkan orang indonesia yang hanya tahu berperang
      ,dengki pada tetanggannya yg berjaya.4 juta rakyat indonesia dimalaysia.cari makan dimalaysia.sampai kaya raya masih tak sedar diri lagi.insaflah wahai indon indon semua. TUHAN benci pendengki macam KAMU,sebab itu NEGARA KAMU SELALU CELAKA.TAK LAMA LAGI PULAU JAVA AKAN MENGALAMI GEMPA YANG SANGAT DAHSYAT KERANA PERBUATAN KAMU SENDIRI.CEMBURU IRI HATI DAN TAK TAHU NAK BERTERIMA KASIH.BLA KAMU KESUSAHAN JIRAN TETANGGA YG TERDEKARLAh yg akan menolong kamu.TAPI MALANG SEKALI DIMALAYSIA 90% penjenayah adalah orang orang INDON inilah.sebab itu ALLAHlebih dulu GANYANG SAMA KAMU.SAMA SAMA LAH INSAFKAN DIRI.DAN BERTAUBATLAH.

    • apa ganyangganyang.sebelum ganyang dah kena ganyang dek tuhan.

  22. alamak beb, jangan perasaan lah, kitorang rakyat malaysia pun tak akan bersetuju kalu malaysia dengan indonesia bergabung.. pleease…

    • dasar malayan……….. ok siapa yang mau menerima negara (kalau boleh dikatakan negara) yang tak punya pahlawan…….. negara kalian memang tidak mau bergabung dg kami… tp dengan bangsa yang tak serupun anda mau… itupun hanya dijadikan boneka…. mana harga diri negara kalian…. HARGA DIRI DIATAS SEGALA GALANYA… Saya mau tanya… mahatir muhammad yang saya hormati… diberi julukan apa???? Soekarno kecil kan……? soekarno besarnya dari mana? ya jelas soekarno aslinya dari Negri Tercinta INDONESIA…..

  23. tak perlu la nak mimpi wahai rakyat2 indonesia.. kami org malaysia pun tak hingin nak jd sebahagian dari negara kamu.. tak perlu dibangga2 apa yg kamu miliki.. kami hanya tersilap sedikit udah buat kalian panas.. ni ke org2 indonesia yg aku kenal?? nampak sgt kamu semua ni udah tak ada apa2 lg nak dibuat.. apa kamu pikir negara kamu kaya?? jgn mimpi la… yg kaya cuma org2 atasan kamu sahaja.. cuma ingat lah.. sebahagian dari saudara2 kalian mencari rezeki yg halal di tanah malaysia ni…

    • sebenarnya soekarno kasihan kepada negara Tuan….
      karena masih saudara serumpun…..
      soekarno tidak mau negara Tuan dijadikan budak Konialis dan imprealis…..
      tapi dasar negara tuan tak mau diuntung……
      malaysia boleh angkuh tidak mau bergabung dg indonesia..
      walupun diakui atau tidak negara tuan banyak mendompleh negara kami…contoh: Mahatir Muhammad dijuliki apa? (Soekarno Kecil…..) soekarno dari mana?
      soekarno sadar malaysia itu tidak punya konsep, tidak punya ideologi…. maka oleh soekarno dajak bergabung, sebagaimana dulu malaya bergabung dengan majapahit
      dan soal kondisi ekonomi indonesia? perlu diketahui negara kami negara yang besar oleh terpaan dan gemblengan UP and Down… karena negara yang tidak Up and Down itu tidak akan pernah menjadi negara yang besar…. tunggulah waktunya…. anda bersimpuh di kaki kami… MERDEKA…

  24. Tuan tuan sekelian:

    Jangan lah terlalu emosi. Gunakan akal fikiran yang Allah kurniakan.Jangan pada yang lain. Kalau Pendet yang tuan tuan sayangi itu yang di jadikan isu sebenar ny tidak ramai rakyat Malaysia yang mengetahui apa saja tarian itu. Jauh sekali mau mengakui tarian itu dari Malaysia. Kenal saja pun tidak.

    Ambil lah Pendet mu itu. Kami pun tidak sudi.

    Tidak ada indah nya Pendet itu kepada saya kerana saya tidak punya darah Bali.

    Ambil lah dan berbincang lah dengan orang yang membuat iklan itu bagaimana caranya. Jangan lah terlalu takabur sehingga mau menjadikan Malaysia sebagai Wilayah Indonesia. Wilayah Indonesia yang sedang berantakan di landa bencana itu yang patut di utamakan upaya sepatutnya.

    Wassalamualaikum

  25. Apa yang berjaya di ganyang oleh SUKARNO dulu……Cakap je besr berdegar degar. Tak luka sikit pun orang Malaysia dengan Ganyangan nya tu. Malah Tentera Indonesia pulak yang kami bunuh atau tawan. Apa bende Ganyang macam tu. Ganyang tahi ayam boleh la.

    Sudah lah jangan lah cakap besar nak ganyang lah nak itu lah nak inilah. Gempa bumi lagi nanti baru kelang kabut.

    Ingat Allah… jangan ikut hati

  26. Indon ni cakap je banyak…action tak ada. Nak ganyang Malaysia silakan…datanglah Malaysia. Kalau berani pijaklah kaki korang kat tanah sabak bernam kalau nak kepala di pancung.

    • Betul lah. Cakap banyak buat apa….kalau berani datang lah nanti saya bawak tengok wayang kulit, tengok barongan, naik kuda kepang, makan tempe, cakap Jawa dan makan sambal tutuk. Nak ganyang apa bende. Yang Sukarno ganyang dulu tu apa benda yang dia ganyang. Cakap je besar. Ganyang taik ayam.

      Cuba ingat Allah….sedar siapa kita. Jangan ingat kita boleh mengatasi kuasa Allah. Sukarno tu mati bukan ada orang tikam ngan buluh runcing ke, tikam ngan Taming Sari ke atau tembak ngan peluru emas. Dia mati sendiri. Orang tak payah buat apa pun mati juaga Sukarno yang di orang agung agung kan tu.

      Subhanallah. Boring betul dengan isu isu gembel macam ini.

      • berani betul kau bawa nama Allah untuk menghujat orang yang seiman denganmu… lalu mengapa negaramu bersimpuh dikaki orang inggris… apa agama orang inggris ? ayo jawab bajing Malaya!!!!!!!!

  27. Wahai saudaraku sesama manusia…
    wahai orang malaysia yang ada di forum ini..

    seharusnya kalian memahami perasaan nasionalisme rakyat indonesia.
    sebagai gambaran…orang-orang afrika/negro yang saat ini menjadi warga negara USA, sebagian besarnya masih melakukan budaya/tarian afrika di USA, lantas apakah kita bisa katakan tarian negro/afrika itu adalah budaya amerika? tentu tidak.tetap saja itu adalah budaya afrika,walaupun yg melakukannya adalah orang afrika yang menjadi warga negara USA. orang boleh berpindah, tetapi budaya dan tanah tetap tdk bergeming. orang kebumen boleh menjadi warga malaysia, tetapi mengklaim bahwa budaya kebumen adalah budaya malaysia adalah sangat KELIRU. Kebumen belum pindah ke malysia. paham kah kalian?

    Berikutnya…boleh saja kalian mengatakan tidak tahu menahu dan tidak merasa klaim thd tari pendet. tetapi faktanya iklan budaya negeri kalian menampilkan tarian pendet yg merupakan tarian bali, indonesia. ini FAKTA.
    Tidak etis, tidak pantas kalau sdh demikian keadaannya kalian masih berkelit dg mengatakan tidak tahu menahu, apalagi mengatakan bukan urusan kalian. iklan itu mewakili negara, kepentingan negara malaysia, tidak harus semua rakyatnya mengakui, tetapi fakta iklan itu keadaannya spt itu, itulah gambaran sikap “peremehan” kalian thd negara indonesia.
    Apakah pantas juga dg urusan yg demikian, kami orang indonesia yang mencari-cari perusahaan iklannya untuk menasehati/menegur? dimana adab dan etika kalian? bukankah sangat elegan seandainya negara kalian yang menyelesaikan kekeliruan/kekhilafan yang telah menyinggung hati orang lain?. satu hal yang kami sadari….kalian negara malysia sangat merasa angkuh thd indonesia, merasa lebih baik dibanding indonesia. sikap ini yang ada dari kalian.

    Berikutnya, tidak usahlah kita ributkan tenaga kerja indonesia yang ada di malysia, TKI ada karena ada kesempatan dari negara kalian, kalau tidak ada kesempatan pun TKI tidak akan ada di sana. Bila kalian mengatakan masih ada tenaga kerja dari negara lain, maka kami katakan juga masih ada negara lain yang membutuhkan TKI. Bahkan kalaupun tidak ada negara yang menerima TKI, insyaalloh mereka akan tetap hidup di negerinya sendiri. tidak ada yang menang dan kalah dalam persoalan ini.

    Untuk orang malaysia yang berdarah indonesia dan tidak ingin kembali ke indonesia karena kenyamanan hidup di malysia…maka saya pribadi katakan..saya pernah hidup jauh dari tanah tumpah darah, maka bagiku kenikmatan hidup adalah kembali ke tanah leluhur dan hidup mengenal budaya tanah leluhur. apalagi tanah jawa yang sarat akan budaya yang kalian, negara malysia, tidak akan mampu memiliki budaya seperti itu. itu masa lalu, tetapi budaya leluhur adalah nafas, energi dan hembusan semangat kebaikan. ingat…tanah leluhur!!!

  28. makasih udh menambah wawasan nusantara

  29. kerepotan terbesar adalah berbicara dengan bangsa yang bodoh..
    bangsa yang tak punya pahlawan……
    malaya… malaya…..
    nyiur memang sama2 melambai disana…
    tapi lambayannya kemayu..
    JUANCOK…. MALAYAN


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 327 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: