Tukang Beca pun Disapa Bung Karno

BK pidato di depan istana

Sekembali dari pembuangan tahun 1949, di depan Istana Merdeka, Bung Karno disambut massa yang mengelu-elukannya. Di hadapan rakyat yang dicintainya, Bung Karno berpidato singkat. Pertama-tama dan tak pernah lupa, Bung Karno menyapa para tukang becak, para tukang sayur, pada pegawai yang serendah-rendahnya…, “Alhamdulillah… kita sudah merdeka!!!”

Apa yang tersirat dari sapaan Bung Karno. Ia tidak pernah memuja dan memihak “wong cilik” hanya dalam retorika, tetapi ia menyayangi “wong cilik”, kaum proletar dari lubuk hati paling dalam. Ia memahami denyut hati abang becak, karena Bung Karno sering keluar malam, menyamar dan membaur dengan mereka. Ia menyelami kehidupan tukang sayur karena dalam penyamarannya, ia juga masuk-keluar pasar. Ia mengasihi pegawai rendahan, karena Bung Karno tidak pernah sungkan untuk makan dari periuk nasi yang sama. (roso daras)

Iklan

The URI to TrackBack this entry is: https://rosodaras.wordpress.com/2009/05/22/tukang-beca-pun-disapa-bung-karno/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One CommentTinggalkan komentar

  1. Karena sikap itulah Bung Karno di cintai Rakyatnya 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: