Gaya Makan Bung Karno

sukarno-makan-makan

Tahukah Anda… Bung Karno punya style makan yang unik dan menarik…. Di kalangan para sahabatnya, Bung Karno dikenal sebagai ‘fast eater”…. “Beliau kalau makan cepat sekali selesai,” ujar Dr. R. Soeharto, dokter pribadi Bung Karno.

Pada dasarnya, Bung Karno menyukai banyak jenis makanan. Tapi yang paling dia gemari adalah sayur bening (bayam, jagung) ala Jawa yang terasa agak manis. Nasinya harus pulen. Lauknya, ayam bakar.

Usut punya usut, kebiasaan makan cepat ternyata dimulai sejak dia “langganan” masuk-keluar penjara. Jika dikalkulasi, sejak zaman pra kemerdekaan, Bung Karno mendekam di balik jeruji besi selama 12 tahun. Tentu saja tidak terus menerus. Seperti disebut di atas, ia masuk-keluar penjara. Tuduhan kepadanya umumnya subversi terhadap pemerintah Hindia Belanda.

soekarno-maoNah, di dalam penjara, jatah waktu untuk makan (dan minum) tidak pernah lebih dari lima menit. Rata-rata jatah makan tiga menit, untuk minum 1 menit. Bahkan untuk penjaga yang ketat, tiga menit harus selesai. Karenanya, jika makannya harus dengan teor mengunyah 33 kali…. waktu habis baru dapat beberapa suap.

Kebiasaan makan cepat itulah yang kemudian terbawa oleh Bung Karno, meski ia sudah berstatus Presiden Republik Indonesia, Pemimpin Besar Revolusi, Panglima Besar Angkatan Perang. (roso daras)

Iklan
Published in: on 5 Mei 2009 at 08:25  Comments (4)  
Tags: ,

The URI to TrackBack this entry is: https://rosodaras.wordpress.com/2009/05/05/gaya-makan-bung-karno/trackback/

RSS feed for comments on this post.

4 KomentarTinggalkan komentar

  1. Terima kasih atas infonya. Jadi nambah bangga saya terhadap bung Karno.

    Sekali lagi terima kasih atas semua infonya.
    Nice Topic and Nice Segment
    Salam Kenal

  2. aku setuju ma bung karno. masalahnya aku juga seorang yang makan dengan cepat. prinsipku “ngapain makan lama2” hehehe 😀

  3. Kalo saya mah Tergantung situasi saja lah, kalo lagi buru-buru dan ada tugas yang penting ya yang cepet makannya, kalo lagi sante ya dinikmati makanannya.. biar gak keselek.. hee

  4. Saya termasuk fanatik terhadap kepeminpinan dan ketegasan dalam memnghadapi semua persoalan yang komplek sekali pada zaman itu. Tetapi seorang Nasionalis, berjuang bukan untuk perut sendiri berjuang atas nama RAKYAT INDONESIA. Dia bukan seorang peminpin yang mementingkan perut buncit tetapi membuncitkan keinginan rakyat bagaimana ia menjadi seorang “PENYAMBUNG LIDAH RAKYAT” Amien terucap semoga perjuangan yang ia telah lakukan unutk kita semua mendapat ridho dari ALLAH swt, dan dimaafkan semua kesalahannya dan diberikan balasan kepada orang telah banyak memfitnah dan memojokan ia sebagai seoarang good Father


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: