Turut Bela Sungkawa…

Kepergian seorang Ibu terlebih Ibu Negara, selalu saja membekaskan gurat yang dalam bagi sebuah bangsa. Tak terkecuali wafatnya Ibu Hasri Ainun Habibie.

Innalillahiwainailaihi raji’un telah berpulang ke Rahmatullah Ibu H. Ainun Habibie pada hari Sabtu 22 Mei 2010 pukul 22.30 WIB atau pada pukul 17:30 (waktu Munich) di Munich, Jerman. Ibu Ainun telah lama menderita penyakit yang mengakibatkan beberapa komplikasi, namun beliau meninggal dengan tenang didampingi suami tercinta, B.J. Habibie dan dikelilingi keluarga dan kerabat terdekat yang dia cintai.

Di TMP Kalibata, Selasa (25/5) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertindak selaku inspektur upacara dalam pemakaman Hasri Ainun Habibie. Presiden juga memberikan kata sambutan langsung dalam upacara pemakaman secara militer yang diikuti oleh ribuan pelayat ini. “Kita persembahkan ke pangkuan Ibu Pertiwi, jiwa raga dan jasa-jasa dari almarhumah Hasri Ainun Habibie,” kata Presiden Yudhoyono.

Tembakan salvo dari pasukan TNI pun menandai prosesi penurunan jenazah ke liang lahat. Tangisan pun meledak seketika di antara para pelayat yang hadir pada saat jenazah mulai di turunkan.

Beberapa saat setelah peti jenazah diturunkan, pihak keluarga diberi kesempatan pertama untuk menaburkan bunga ke atas liang lahat. Terlihat BJ Habibie dengan tegar menaburkan bunga-bunga di atas makam istri tercintanya. Berturut-turut kemudian diikuti oleh kedua putranya dan kerabat keluarga lainnya.

Selaku inspektur upacara, Presiden Yudhoyono kemudian juga turut menaburkan tanah pertanda dimulainya penutupan makam dengan tanah. Dari pihak keluarga diwakili oleh kedua putra Habibie dan Ainun, yakni Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

Saya pribadi, mengucapkan turut berbela sungkawa atas berpulangnya Ibu Ainun Habibie…. (roso daras)

Published in: on 25 Mei 2010 at 05:14  Comments (1)  
Tags: , ,
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 351 pengikut lainnya.