Achadi Menguak Kabut G30S

Mohammad Achadi, nama yang sangat lekat buat saya pribadi. Bukan saja karena dia Sukarnois, lebih dari itu, dia adalah pelaku sejarah. Pernah begitu dekat dengan Bung Karno. Bahkan pernah menjadi “pembantu”nya dalam posisi sebagai Menteri Transmigrasi dan Koperasi Kabinet Dwikora yang Disempurnakan. Di luar itu semua, ada satu pekerjaan penulisan buku tentang dia yang belum saya selesaikan.

Sebagai menteri kabinet terakhir Bung Karno, sekaligus saksi hidup jatuhnya Bung Karno, tentu saja Achadi tahu banyak tentang peristiwa yang sekarang kita kenal dengan sebutan G30S (Gerakan 30 September). Achadi sendiri menyebutnya Gestok (Gerakan Satu Oktober). Ya, baik 30 September, atau 1 Oktober, keduanya terjadi di tahun yang sama, 1965, yang berepilog, runtuhnya rezim Sukarno dan naiknya rezim Soeharto.

Walhasil, jika kemudian Achadi menulis buku “Kabut G30S, Menguak Peran CIA, M16, dan KGB”, menjadi begitu berarti. Persis seperti yang berulang-kali Achadi kemukakan dalam banyak kesempatan saya bertemu dengannya, bahwa dalang G30S itu bukan hanya CIA, tetapi juga KGB. Awalnya, sungguh sebuah statemen yang mengagetkan.

Achadi membeberkan secara jelas, dilengkapi fakta pendukung yang sungguh menarik. Antara lain kesaksian Achadi yang ketika berada di dalam tahanan (Orde Baru), bertemu dengan tokoh-tokoh PKI, maupun tokoh-tokoh yang diindikasikan terlibat G30S. Mereka antara lain Jenderal Supardjo (Wakil Pemimpin Senko/Sentral Komando G30S), Letkol Untung (Pemimpin Senko G30S), Jenderal Sabur (Komandan Cakra Birawa) dan Pono (Biro Khusus PKI).

Kesaksian-kesaksian tersebut kemudian terangkai menjadi sebuah fakta baru, yang sejatinya lebih bersifat memperkuat dari fakta-fakta yang sudah lama terbongkar. Antara lain, bahwa Bung Karno sama sekali tidak terlibat baik langsung maupun tak langsung dengan G30S, bahwa ada keterlibatan CIA, M16, dan KGB di dalam tragedi tersebut, bahwa Soeharto mengetahui akan adanya pergerakan malam 30 September 1965, bahwa Jenderal A. Yani kepada Bung Karno pernah membenarkan tentang adanya “Dewan Jenderal”, dan masih banyak fakta lain.

Buku ini juga mencantumkan rencana CIA terhadap penggulingan Sukarno, yang secara intensif tertuang dalam dokumen penggulingan Sukarno periode 1964-1968. Sementara itu, agen-agen rahasia Inggris (M16), dalam dokumen yang juga dicantumkan oleh Achadi, mulai beraksi melakukan kegiatan spionase penggulingan Sukarno secara intensif antara tahun 1963-1966.

Singkat kalimat, Achadi, pria kelahiran Kutoarjo 14 Juni 1931 itu, dalam kesepuhannya masih gigih menguak fakta, menguak kebenaran tentang seorang manusia bernama Sukarno. Ihwal alasan di balik itu, tentu hanya Tuhan dan Achadi yang tahu. Hanya, suatu hari Achadi pernah berkata kepada saya, “Percayalah, antek Soeharto masih banyak. Dan selama itu pula, upaya mendiskreditkan Bung Karno juga tidak akan pernah selesai. Jadi, kita juga tidak boleh surut menyuarakan kebenaran tentang Sukarno.” (roso daras)

About these ads
Published in: on 9 Juli 2012 at 05:02  Comments (14)  
Tags: , , , ,

The URI to TrackBack this entry is: http://rosodaras.wordpress.com/2012/07/09/achadi-menguak-kabut-g30s/trackback/

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini.

14 KomentarTinggalkan komentar

  1. good luck om

  2. Pak Achadi adalah loyalis Bung Karno…
    Seorang loyalis piur, akan terkena imbas seperti Pemimpinnya yang di Karantina, di isolasikan tahanan rumah [Wisma Yaso]

    Pengkhianat soeharto sudah “Rest in Hell”, dan kroni”nya yg loyal mulai menyusul seperti juragannya juga..

    Kekuatan dibelakang pengkhianat soeharto, jelas masih eksis.. Karena dana 32 sudah menggurita..
    Masih menguasai ekonomi, sospol, juga budaya…

    Jadi Nonsens selama para pewaris loyalis pengkhianat soeharto yang masih kuat sampai detik ini akan me-REHABILITASI Bung Karno, juga TAP MPR sesat Rekayasa, akan dicabut… !!

    Tapi seleksi alam akan bergulir meng-Eliminasi para Pengkhianat” NEGERI INDONESIA ini…

    “Kopat-kapit, koyo manuk branjangan….”

  3. “Percayalah, antek Soeharto masih banyak…”
    Ya…, inilah yg menyebabkan reformasi tidak berjalan, tp malah tetap seperti jaman suharto/orba

  4. Sistem (pemerintahan) yg ada sekarang tidak jauh beda dengan masa-masa penjajahan, kemerdekaan hanya milik mereka yg memiliki kekuasaan dan kekayaan. Itu karena kita masih dlm kekuasaan antek-antek asing / penjajah.
    Jauh dari pencapaian dan cita-cita pancasila, khususnya sila ke lima.
    “keadilan sosial bagi seluruh rakyat INDONESIA”.

  5. KGB itu apa ya mas? mohon dibalas

    • Khong Guan Biscuit

      • Hahaha…

  6. @Bossga KGB===>dinas rahasia uni soviet,lebih lengkap cari di Wikipedia ajah gan :)

  7. Bung Karno pernah berkata, “Perjuanganku lebih mudah, karena mengusir penjajah.. Tapi perjuanganmu akan lebih berat, karena melawan bangsamu sendiri..”

    Benar !!,
    Perjuangan akan terus bergulir, dan lebih berat.. Satu sisi melawan bangsa kita sendiri, yang telah tersusupi, tercekoki paham NEKOLIM.. Dari berbagai sisi.

    Dan sisi kedua, yang lebih berat lagi, yaitu Perjuangan melawan HAWA NAFSU diri kita sendiri, dari rel keyaqinan..
    Yaitu, mental bobrok !!
    Sehingga, KORUPSI merajalela.. Penyalahgunaan JABATAN.. KEBIJAKAN yang mendzolimi RAKYAT MISKIN.. Dan KONSPIRASI untuk meraih KEKUASAAN yang menghalalkan segala cara..

    Tinggal tunggu datangnya SANG RATU ADIL, yang sebentar lagi MUNCUL atas titah SATRIA PININGIT,, yang masih dalam gemblengan akhir, sehingga FINAL,untuk mengejawantah di NEGERI ini, dengan membawa ajaran BUNG KARNO,,
    disaat-saat setelah KEBOBROKAN semakin menjadi-jadi, dari banyak sisi..

  8. Hahahaha… Becanda tuh.. Masa KGB gak tahu….

  9. kebenaran tetaplah kebenaran…waktu jua yang akan membuktikan…

  10. Cara SHARE ke blog/facebook bagaimana???

  11. Bosen aku?G30S bukan kudeta,tapi neokolonialisme,maksud diberangusnya komunisme bukan oleh sebab atheisme,tapi faham tdk boleh ada swasta asing.freeport,exxon,caltex,bingung?bagaimana caranya mengekplorasi sumber kekayaan alam Indonesia?jawabnya,sukarnoisme/nasionalis,dan komunisme/anti swasta harus dibubarkan dg cara,jangan biarkan tangan kita dikotori oleh darah anjing,biarkan anjing anjing itu saling membunuh sesama anjing(prinsip yahudi)pemilik freeport,exxon,caltex.

  12. Typically I can’t understand content in websites, on the other hand desire to claim that the following write-up very urged everyone to perform them! Your own way with words has become amazed us. Thanks, really nice post.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 363 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: