“Pohon Sukarno” di Arafah

Padang Arafah… sebuah areal yang sakral dalam ritual haji. Tidak sah ibadah haji, tanpa melakukan wukuf (berdiam diri) di padang Arafah. Tak heran, jika pada tanggal 9 Dzulhijah, di antara waktu tergelincirnya matahari (ba’da dhuhur) hingga terbenamnya matahari, semua jemaah haji, tanpa kecuali, harus menjalani wukuf di Arafah.

Yang sehat, yang sekarat… yang gagah, yang jalan dipapah… harus berdiam di Arafah. Sekalipun untuk itu, si sakit harus tetap di pembaringan dengan berbagai selang infus dan alat-alat bantu medis lainnya. Alhasil, berbondong-bondonglah jutaan jemaah haji menuju padang Arafah.

Lokasi padang Arah, kurang lebih sekitar 26 km sebelah tenggara kota Mekah. “Kehidupan” di Arafah hanya tampak pada tanggal 9 Dzulhijah. Selebihnya, Arafah adalah daerah tak berpenghuni. Di luar waktu wukuf, Arafah tidak lagi menjadi daerah sakral dan mustajab. Sebaliknya, pada waktu wukuf itulah Arafah menjadi daerah yang begitu sakral.

Menggambarkan suasana wukuf di Arafah, bisa sangat panjang. Karenanya, mari kita ambil haluan semula, menyoal adanya “Pohon Sukarno” di sana. “Pohon Sukarno” di Padang Arafah. Dinamakan pohon Sukarno, semata sebagai penghargaan bangsa Arab kepada Presiden Republik Indonesia yang pertama, Sukarno.

Sukarno-lah yang menggagas penghijauan di Padang Arafah. Konon, Sukarno pula yang memilihkan jenis tanaman, hingga menyiapkan sebuah tim penghijauan Arafah. Gagasan Sukarno berhasil. Padang tandus dengan permukaan batu cadas nan gersang, berhasil dihijaukan oleh Sukarno. Raja Fahd (ketika itu), sangat berterima kasih, dan mengabadikan nama “Pohon Sukarno” untuk poho-pohon yang sekarang menghijaukan areal Arafah seluas kurang lebih 5,5 km X 3,5 km atau setara 19,25 km persegi.

Hingga kini, orang masih banyak yang bertanya-tanya ihwal jenis pohon yang dinamakan “Pohon Sukarno” itu. Ada sejumlah nama yang acap diucap orang. Di Indonesia, jenis pohon yang ditanam di Arafah itu dinamakan pohon imba. Selain daunnya berkhasiat untuk mengobati diare, lebih dari itu jenis pohon ini sangat tahan hidup di daerah tandus, bahkan dalam suhu udara yang panas ekstrim.

Sumber lain menyebut nama pohon mindi sebagai “pohon Sukarno” di Arafah. Jenis pohon mindi ini bisa hidup di tanah berpasir, tandus, gersang… dan sangat tahan meski kekurangan air. Daunnya diyakini berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Sekalipun begitu, dahan dan rantingnya sangat mudah patah. Sangat mungkin, pohon imba dan pohon mindi itu sama. Setidaknya, berasal dari rumpun pepohonan yang sejenis.

Yang pasti, dengan gagasan penghijauan Arafah, kini areal itu menjadi ijo royo-royo. Dipotret dari udara, tampak petak-petak hijau dengan aneka bentuk tenda perkemahan jemaah haji, disekat jalur jalan beraspal mulus.

Hal lain, Padang Arafah ini juga diibaratkan rahim ibu. Artinya, luas arealnya tidak pernah bertambah luas, tetapi tatap mampu menampung berapa pun jumlah jemaah. Jika luas Arafah hanya ideal dihuni tak lebih dari 2 juta jiwa, faktanya pada musim haji, penghuni Padang Arafah bisa mencapai 3,5 – 4 juta.

Laksana rahim sang ibu, yang mampu mengandung satu janin, atau beberapa janin sekaligus, maka seperti itu pulalah Padang Arafah. Ia cukup bagi 2 juta jemaah haji… dan tetap cukup meski berisi  4 juta jemaah haji. Arafah juga sebuah miniatur Padang Mahsyar atau yang juga disebut yawm al Mahsyar (Hari Kebangkitan). Dan Sukarno telah menghijaukan areal yang begitu sakral bagi seluruh umat muslim di atas bumi, sehingga namanya pun diabadikan di sana. (roso daras)

About these ads
Published in: on 12 Desember 2009 at 17:26  Comments (20)  
Tags: , , ,

The URI to TrackBack this entry is: http://rosodaras.wordpress.com/2009/12/12/pohon-sukarno-di-arafah/trackback/

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini.

20 KomentarTinggalkan komentar

  1. jadi pengen ne ke pohon sukarno..bisa dipanjat ga ya??hehe

  2. wah Indonesi terkenal di negeri orang… artikel menarik… kunjungi web saya juga ya

  3. saya suka sekali dengan kecerdasan Bung Karno, perjuangan yang sangat gigih biarpun banyak rintangan dan tolong dimuat foto bung karno dan ibu inggit karena tanpa ibu Inggit Bung Karno tidak akan kuat menghadapi masalah sendirian.

    balas

  4. Kenapa diberi nama Pohon sukarno, sesungguhnya cerita yg ada yang saya dapat dari guru saya seorang kyai yg sangat zuhud, beliau teman dari bung karno pernah bercerita kepada saya, ketika melihat padang arofah tandus bung karno berkata kepada raja saudi, ya raja kalau kamu mau padang ini subur maka buatlah lubang ukuran 3×3 m kamu ambil tanah dari jawa masukan tanah itu kesetiap lubang yang kamu buat dan tanam pohon yang kamu ambil dari tanah jawa, insya allah akan tumbuh di padang ini dengan subur.. maka raja saudipun mengikuti petunjuk bung karno sehingga pohon tersebut sampai sekarang dinamakan pohon sukarno. Dan hanya satu satunya Presiden di dunia yang diperbolehkan masuk ke dalam makam Rasulluloh oleh juru kunci makam adalah Bung karno, bahkan raja saudipun tdk diperbolehkan masuk.demikian sedikit informasi dari almarhum guru saya.

    • Subhanallah… terima kasih infonya bung Erry… Makin memperkaya informasi di benak dan sanubari kita semua.
      Salam.

    • POHONNYA NAMANYA POHON INTARAN DI BALI adanya

  5. pertama denger “pohon sukarno” dr seorang temen yg dulu pernah kerja di arab….. lalu saya penasaran gmn sech sejarah ‘y … akhir na ketemu di sini….
    thanks info ‘y….jd tambah pengetahuan

  6. whhh bkn main yach nama bung karno sampai d abadikan di negri arab & pemikirannya itu yach meluas banget….>>>
    aku kagum sama bung karno yang cara berpikirnya meluas dan dapat dirasakan oleh umat muslim sedunia…>>>

    i love bung karno

  7. Terima kasih atas info nya ttg Bung Karno…
    Mas,..ma’f nih,mo tanya klo untuk buku” lawas ttg BK misal:Di Bawah Bendera Revolusi,saya harus cri kmna ??
    dan klo di mas ada tlong kbarin cara pngriman’ya via paket ato langsung,…..dan klo da kbr tlong kbrin ke email sya :mdenicaming@yahoo.co.id atau no.Hp:081932143255 dan 021-91720184…
    trims…

    • Buku2 lawas bisa hunting di Senen… atau tempat buku2 bekas di berbagai kota besar. Saya ada buku yang Anda maksud, tetapi itu koleksi pribadi… Tp kalau ada buku lama yang ANda maksud (dan saya sudah punya), saya akan tawarkan ke Anda…
      Merdeka!!!

  8. ada ada saja Pak No ini

  9. “Laksana rahim sang ibu, yang mampu mengandung satu janin, atau beberapa janin sekaligus, maka seperti itu pulalah Padang Arafah. Ia cukup bagi 2 juta jemaah haji… dan tetap cukup meski berisi 4 juta jemaah haji.”

    SUBHANALLAH..

  10. kalau ada yg tau namalatin dari pohon sukarno itu apa ya,,,?

    • DI BALI/ NAMANYA DON INTARAN terkenal untuk obat herbal. Kalo ke Bali minta ditunjukkan DON INTARAN, hampir pasti ORANG DESA tahu

  11. subhanallah

  12. itulah sebab sy menyatakan bahwa Presiden NKRI hanya Ir.Soekarno yang lainnya atau selanjutnya hanya sebagai pengganti presiden Ir.Soekarno…
    Thx infonya menambah wawasan siapa Bung Karno…

  13. Ya, aku jadi ingat ungkapan : “Sebaik-baik manusia, ialah manusia yang mendatangkan manfaat bagi diri sendiri, utamanya bagi orang lain.” tidak salah banyak orang di dunia begitu memuja Bung Karno.

  14. sesudah sukarno diganti suharto di YOYA SEKITAR TVRI JL MAGELANGorang NGRASANI?GRENENGAN presidene saiki ora koyo presidene dewe.

  15. sebenarnya bung karno hanya punya ide dari pemikiran yg sederhana , cuma itu aja dan merealisasikannya , cuma ide gimana caranya supaya di daerah panas ini menjadi sejuk , ya tak ada lagi kecuali dg menanam pohon baru ke teknis !!

    itulah ciri2 org yg berrpijak ke bumi tidakmengawang2 .

    begitupun dg Mencapai Indonesia Merdeka , bung karno hanya menggali keinginan rakyat , dan mencari cara yg pas dan sesuai, cara itu ada pada kesempatan yg tak di sia2knmya yg terkenal dg PIDATO PANCASILA yaitu Indonesia merdeka bukan cuma merdeka Indonesia merdeka karena sudah memenuhi syarat memiliki azas yg bukan azas ketimuran dan juga bukan azas kebarat2an AZAS asli NUSANTARA yg sampai sekarang di namakan AZAS PANCASILA.

    sayang pada tragedi pengujung September 1965 , dan sejak peristiwa itu PBR tak bisa melanjutkan Perjuangannya menjadikan PANCASILA sebagai azas dunia (azas universal)

    aahh … “to build the world a new” jadi sejarah yg terpotong .

    itulah Si Bung dg kesederhanaan pemikirannya .

    atau barang kali bung Roso punya cerita sisi lain seputar “to build the world a new” ??

  16. […] Pohon Sukarno di Arafah ROSO DARAS source […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 355 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: